INSPIRASI TRADER INDONESIA

VPS Hosting
Showing posts with label kisah. Show all posts
Showing posts with label kisah. Show all posts

PEMBANTAIAN YANG DILAKUKAN BELANDA DI PEDALAMAN ACEH



Pelabuhan Ulee Lheue di Banda Aceh siang itu mendadak riuh. Tiga kapal Belanda berukuran besar merapat, membawa ratusan orang yang diangkut dari tanah seberang. Tidak kurang dari 10 orang perwira, 13 bintara, serta ahli geologi dan tenaga medis berkebangsaan Eropa turut dalam rombongan tersebut.

Itu belum termasuk 473 orang mandor, puluhan kuli paksa, penunjuk jalan, serta 208 anggota marsose alias Korps Marechaussee te Voet, satuan militer yang bernaung di bawah Koninklijk Nederlands-Indische Leger (KNIL) alias Tentara Kerajaan Hindia Belanda.

Kendati berlabel penjajah, sebagian besar anggota marsose tersebut justru berasal dari orang lokal sendiri. Mereka adalah para pemuda yang diambil dari Jawa hingga Maluku untuk dijadikan sebagai prajurit kolonial, termasuk dalam menjalankan misi penting di tanah rencong.

Hari itu, 8 Februari 1904, Belanda memulai operasi militer untuk mengakhiri Perang Aceh yang telah berlangsung selama puluhan tahun, sekaligus menangkap Cut Nyak Dien yang masih melakukan perlawanan dengan cara bergerilya.

Yohannes Benedictus van Heutsz selaku Gubernur Jenderal Hindia Belanda kala itu memang sangat berambisi menguasai seluruh wilayah Aceh. Maklum, van Heutsz pernah terlibat langsung dalam Perang Aceh, bahkan sempat menjadi gubernur di wilayah tersebut, tetapi selalu gagal.
Misi Penaklukan Total
Dari Banda Aceh, rombongan pimpinan van Daalen bertolak ke Lhokseumawe yang merupakan tujuan akhir pelayaran mereka. Berikutnya, perjalanan dilanjutkan dengan menumpang trem menuju Bireuen yang ditempuh dalam tempo sekitar 4 jam.

Ratusan orang itu harus berjalan kaki dari Bireuen. Jalur satu-satunya untuk mencapai Gayo memang hanya jalan darat dengan medan pegunungan yang sulit di pedalaman Aceh itu. Long march menuju Gayo pun dijalani dengan memakan waktu hingga 163 hari (Ibrahim Alfian, Wajah Aceh dalam Lintasan Sejarah, 1999:229).

Ekspedisi ke tanah Gayo dan Alas itu sendiri bermula dari laporan hasil riset Snouck Hurgronje bertajuk "Het Gajolan en Zijn Bewoners" atau “Tanah Gayo dan Penduduknya” kepada van Heutsz. Sang Gubernur Jenderal pun segera merespons dengan menunjuk Gotfried Coenraad Ernst van Daalen sebagai pemimpin operasi militer ke Aceh.

Dipilihnya van Daalen tentunya bukan tanpa alasan. Keluarga van Daalen sudah sangat berpengalaman di Aceh. Ayah Gotfried, van Daalen Sr., pernah menjabat kapten dalam Perang Aceh periode kedua (1874-1880), tapi gagal menyelesaikan misinya. Van Daalen muda pun sangat antusias menerima penunjukan itu sekaligus untuk menuntaskan tugas bapaknya.

Belakangan, Hurgronje justru muak dengan aksi van Daalen yang dinilainya melampaui batas dalam ekspedisi ke Aceh pada 1904 itu. Namun tidak demikian dengan van Heutsz. Ia bahkan menyebut van Daalen sebagai sosok yang “terkadang kasar dan keras, sangat ketat dan semena-mena dalam aksinya, tapi juga dapat melindungi dan memaafkan.”

Setelah melalui berbagai rintangan, mulai dari kondisi medan yang sulit, kian menipisnya cadangan logistik, hingga serangan-serangan mendadak yang dilancarkan oleh kaum gerilyawan, rombongan van Daalen akhirnya sampai juga di tanah Gayo. Misi penaklukan total pun dimulai.

Sesaat setelah tiba, van Daalen langsung mengirimkan surat kepada raja-raja Gayo agar mereka segera menghadap. Van Daalen menghendaki para pemimpin rakyat itu menandatangani perjanjian takluk seperti yang telah dilakukan oleh banyak pemimpin rakyat di wilayah Aceh lainnya (Dien Madjid, Catatan Pinggir Sejarah Aceh, 2014:280).

Respons para pemimpin Gayo ternyata di luar dugaan. Tidak ada satu pun dari mereka yang memenuhi undangan itu. Van Daalen yang murka kemudian menggerakkan pasukan untuk menyisir satu demi satu perkampungan di wilayah tersebut. Raja-raja dan pemuka masyarakat dipaksa datang. Jika tetap enggan, moncong senjata yang akan berbicara.
Aksi Pembantaian Massal
Rakyat Gayo bersikukuh, tidak sudi takluk dan memilih terus melawan. Orang-orang Gayo punya ciri khas dalam berperang atau mempertahankan diri. Semua penghuni desa tanpa kecuali berkumpul di benteng-benteng dari bambu dan semak berduri untuk menahan gempuran musuh.

Sebagian besar dari mereka memakai pakaian serba putih untuk menandakan bahwa inilah perang suci melawan kaum kafir. Meskipun dengan senjata seadanya ditambah munajat kepada Sang Pencipta, rakyat Gayo melawan sampai titik darah penghabisan. Mereka lebih baik mati di jalan Tuhan ketimbang menjadi tawanan.

Van Daalen sendiri tidak menerapkan taktik khusus, ia hanya memerintahkan agar seluruh musuh dibasmi tanpa ampun. Deli Courant (1940) menyebutkan, dalam suatu penaklukan di salah satu desa di Gayo, ratusan warga dibantai, korban tewas terdiri dari 313 pria, 189 wanita, dan 59 anak-anak. Itu baru korban di satu desa, belum di desa-desa Gayo lainnya.

Tak hanya di Gayo, aksi genosida ala Belanda terus berlanjut ke wilayah Suku Alas di Aceh Tenggara. Salah satu insiden paling keji terjadi pada 14 Juni 1904 di Kuto Reh. Menurut Asnawi Ali, mantan tokoh Gerakan Aceh Merdeka (GAM), ada 2.922 orang tewas dalam tragedi itu, yakni 1.773 laki-laki dan 1.149 perempuan, termasuk anak-anak dan orang tua.
Fakta yang lebih mengejutkan sebelumnya justru telah diungkap oleh ajudan van Daalen, J.C.J. Kempees. Dalam laporan berjudul "De tocht van Overste van Daalen door de Gajo, Alas-en Bataklanden" (1904), Kempees menyebut bahwa ekspedisi militer Belanda di pedalaman Aceh itu setidaknya memakan korban nyawa hingga 4.000 orang.

Masih dalam laporannya itu, Kempees juga menyertakan foto-foto yang menjadi bukti bahwa telah terjadi pembantaian besar-besaran terhadap orang-orang dari Suku Gayo maupun Alas. Setiap kali usai penyerbuan, van Daalen memang memerintahkan ajudannya untuk memotret tumpukan-tumpukan mayat dengan para marsose yang berpose di sekitarnya (Dien Madjid, 2014: 282).

Ekspedisi militer Belanda ke pedalaman Aceh yang berlanjut hingga ke tanah Karo di Sumatera Utara itu boleh dibilang menjadi babak akhir Perang Aceh. Dalam rangkaian aksi tersebut, Cut Nyak Dhien akhirnya tertangkap dan kemudian diasingkan ke Sumedang, Jawa Barat, hingga wafat.

Meskipun Cut Nyak Dien sebagai pimpinan terakhir telah ditangkap, tetapi para pejuang dan rakyat Aceh terus melakukan perlawanan terhadap Belanda kendati dalam skala yang lebih kecil. Itu berlangsung bahkan hingga Belanda menyerah kepada Jepang pada 1942.

Berbeda dengan kasus Westerling dan sejumlah luka sejarah lainnya, hingga saat ini pihak Belanda belum pernah meminta maaf secara resmi terkait pembantaian yang terjadi di pedalaman Serambi Mekkah yang berlangsung selama 3 bulan di tahun 1904 tersebut.




SUMBER : TIRTO.ID


Share:

KISAH KATAK DAN GAJAH

Tim andriewongso, Oleh Deddy Yeo
Di dalam dunia ini sebenarnya tidak ada orang yang gagal atau tidak berhasil. Yang ada sebenarnya orang yang menyerah atau berhenti di tengah jalan dalam pencapaian tujuannya. Untuk lebih memahami maksud tersebut, marilah kita menyimak kisah seekor katak dan gajah di bawah ini.
Kisah ini menceritakan seseorang yang hampir putus asa dan menyerah dalam mencari jalan keluar untuk masalah-masalah yang dihadapinya. Orang tersebut telah berkali-kali mencoba berbagai cara agar usaha yang dia tekuni bisa mencapai tingkat kejayaan. Tetapi usahanya gagal.

Dalam keadaan putus asa saat itulah orang tersebut berusaha menenangkan pikirannya agar dapat berpikir lebih jernih dalam mencari jalan keluarnya. Maka orang tersebut pergi ke suatu desa yang tenang dan duduk di pinggiran anak sungai. Orang tersebut berkata dalam hatinya: "Apakah ini yang selalu dikatakan oleh orang-orang yaitu takdir? Apakah saya ditakdirkan untuk selalu gagal? Apakah saya ditakdirkan untuk menjadi orang yang tidak bisa berhasil?"

Lalu orang tersebut berdoa dalam hatinya: "Tuhan, hamba memohon berikanlah hamba petunjuk dan jalan keluar agar usaha hamba bisa bangkit dan sukses." Setelah berdoa, orang tersebut memandang sekelilingnya, dan dia melihat seekor katak yang hendak menyeberangi anak sungai. Katak tersebut melompat-lompat di atas batu. Dari batu pertama melompat ke batu yang kedua, terus melompat lagi ke batu yang ketiga, dan seterusnya sampailah di batu yang terakhir untuk naik ke seberang anak sungai. Tetapi apa yang terjadi? Katak tersebut jatuh pada lompatan batu terakhir, karena batu yang terakhir ternyata sangat licin.

Katak tersebut tidak putus asa, dan terus menerus mencobanya. Timbul dalam benak orang tersebut untuk menghitung berapa kali cobaan melompat agar katak tersebut bisa berhasil. Pertama lompat gagal, kedua gagal, ketiga gagal, keempat gagal, kelima gagal juga. Katak tersebut berhenti seolah-olah sedang berpikir. Lalu mencobanya lagi, keenam gagal, ketujuh gagal, kedelapan gagal, kesembilan gagal juga. Dan katak tersebut berhenti lagi, kali ini katak tersebut berhenti agak lama seolah-olah sedang menyusun strategi dan rencana untuk mencobanya lagi. Setelah itu katak tersebut mencoba lagi, kesepuluh gagal, kesebelas gagal, dan yang keduabelas katak tersebut melompat dengan sekuat-kuatnya, dan sampai di atas batu terakhir yang sangat licin. Katak tersebut terpeleset lagi tetapi tidak putus asa dan terus menerus menendang-nendang kakinya di atas batu yang licin dan akhirnya berhasil lompat keluar dari batu yang licin tersebut.

\"\"

Orang tersebut berkata dalam hatinya: "Katak tersebut telah mencoba dua belas kali lompatan baru bisa berhasil menyeberangi anak sungai ini, sedangkan saya baru mencoba 5 kali cara saja sudah putus asa. Baiklah saya akan mencobanya lagi".

Lalu orang tersebut berjalan kaki hendak pulang ke rumahnya. Di tengah perjalanan, dia melihat seorang kakek dan seekor gajah besar peliharaan kakek tersebut. Gajah besar itu hanya dirantai kakinya dengan menggunakan rantai yang kecil. Kemudia orang tersebut bertanya kepada kakek penjaganya: "Kakek, gajahnya hanya dirantai dengan memakai rantai yang kecil. Kalau gajah tersebut berjalan dan menarik rantainya, maka rantai itu akan putus. Mengapa kakek tidak memakai rantai yang lebih besar?"

Kakek tersebut menjawab: "Anakku, gajah ini saya pelihara sejak masih kecil. Waktu itu, dia telah berusaha untuk menarik rantainya, tetapi rantainya tidak putus karena dia masih kecil dan belum cukup kuat. Setelah berkali-kali mencoba dan tidak berhasil memutuskan rantainya, maka gajah tersebut berhenti untuk mencobanya lagi, walaupun sekarang sudah dewasa dan sebenarnya cukup kuat untuk memutuskan rantainya. Ketahuilah anakku, gajah besar ini tidak akan mencobanya lagi karena dia akan selalu menganggap tidak akan berhasil."

Maka orang tersebut melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya, sambil menarik kesimpulan bahwa lebih baik menjadi seekor katak kecil yang selalu mencoba terus sampai berhasil, daripada menjadi seekor gajah besar yang selalu berpikir tidak akan berhasil.

Pesan Moral:

Jangan pernah menyesali hidup yang saat ini Anda jalani sekalipun itu hanya untuk satu hari. Hari-hari yang baik memberikan kebahagiaan, hari-hari yang kurang baik memberi pengalaman. Kedua-duanya memberi arti bagi kehidupan ini.

Kadang kala kita sering gagal dalam melakukan segala sesuatu. Ingatlah, "no one is perfect", jadi janganlah menyerah dan putus asa karena kegagalan yang kita alami ibarat kita sedang menumbuhkan akar-akar yang kuat agar suatu hari dapat tumbuh setinggi-tingginya. Lebih baik menjadi seekor katak kecil yang selalu mencoba terus sampai berhasil, daripada menjadi seekor gajah besar yang selalu berpikir tidak akan berhasil dan tidak mau mencoba lagi. Sebenarnya tidak ada orang yang gagal atau tidak berhasil, yang ada sebenarnya orang yang menyerah dan berhenti di tengah perjalanan untuk mencapai tujuannya.

Lanjut dengan bacaan Gajah dan Kura-kura.
Share:

GAJAH DAN KATAK

 INI NIH.... KISAH GAJAH DAN KATAK. Dalam kisah kemarin gajah belum ketemu katak, sekarang ketemu nih...:

Seorang bapak menceritakan kisah lucu pada anaknya yang baru berumur 6 tahun ketika mereka memancing di tepi sungai. "Nak, mau dengar kisah lucu dari jaman bapak ?" tanya bapaknya.
Si anak dengan antusias menjawab "mau..pak. mau..."

Kemudian sang bapak menancapkan joran bambunya ke tanah. Dan menghadap ke anaknya sambil memulai cerita.
"suatu siang , ada katak berenang di sebuah danau kecil. dia berenang dengan gaya punggung, gaya dada dan tentu saja gaya katak"
si anak tersenyum.

"Lalu datang gajah dengan muka cemberut, dan mata yang memancarkan kekesalan. Si gajah berteriak ke arah katak yang sedang asik berendam di danau,
Gajah : hey, katak keluar kamu dari danau.
si katak bingung dengan temannya itu yang tiba-tiba berteriak padanya.
Katak : kenapa Jah.. kok kelihatan kesal. mandi-mandi dulu sini.
Gajah : Gak mau.
Jawab Gajah menegaskan kalo dia marah.
Gajah : katak, cepatlah. kesini. keluar kamu ,dari danau itu.
Katak : iya..iya baiklah. heran aku.. datang-datang, marah gak jelas.
Katak berenang menuju ke tepian, dimana si gajah menunggunya di pinggir danau.
Setelah mendekati tepi danau, katak melompat ke sebuah batu didekat kaki si gajah. Sambil mengeringkan badan si katak bertanya.
Katak : Kenap jah,,, kok tiba-tiba marah gitu.
Gajah terdiam memandangi si katak. Lalu dia berkata.
Gajah : oh,,, maaf katak, gak jadi. silahkan lanjutkan berenangmu.
si katak kembali bertanya pada si gajah.
Katak : Hei.. kenapa kau. jelaskan padaku kenapa tadi kau teriak-teriak seperti marah-marah.
Gajah : ehm... anu,, ehmm... kata kerbau mungkin kamu yang memakai celana renangku,soalnya kamu lagi berenang di di danau...
Begitu ceritanya nak " Sang Bapak mengakhiri ceritanya sambil menahan senyumnya.

Si anak diam saja, seakan masih mencerna cerita sang Bapak. Si anak memandang wajah bapaknya yang menahan senyum, sekitar 30 detik kemudian Si anak tertawa, dibarengi dengan tertawanya sang Bapak. Sang bapak tertawa terpingkal-pingkal.

Setelah puas tertawa, kemudian mereka kembali dengan joran pancing mereka masing-masing.
Lalu si anak bertanya " emm,,, Pak.. bukannya celana si Gajah gak mungkin cukup dipake katak ?" Bapaknya memandang si anak, lalu sang bapak kembali tertawa bahkan hingga mengeluarkan air mata
Share:

KISAH GAJAH DAN KODOK

Suatu hari di sebuah padang rumput yang kering gerombolah hewan-hewan pemakan rumput bergerak satu arah untuk menghilangkan dahaga mereka, mereka bergerak menuju sebuah kubangan yang airnya masih tersisa sedikit dan terlihat disana gerombolan gajah sedang berjalan menuju kubangan untuk minum. Mereka bergerak lambat dari padang rumput menuju kubangan, saat itu adalah musim kemarau dimana rumput tidak lagi melimpah ruah, bahkan tidak banyak air tersedia di kubangan air tersebut ukuran kubangan air itu sangat kecil tetapi gerombolan gajah itu sangatlah banyak. Saat itu cuaca sangat panas, terik matahari sangat menyengat hingga membuat para gajah kehausan. Gerombolan gajah itu tiba di kubangan kecil yang disana terdapat banyak kodok menempati kubangan tersebut.

Ketika para gajah sampai pada kubangan kecil tersebut, para gajah itu mulai minum dengan perlahan meskipun sambil berdesak desakan tadinya mereka tidak terganggu dengan keadaan tersebut, mereka berbaris mengitari lengkungan kubangan itu dan minum dengan sangat tenang. Tapi beberapa saat kemudian salah satu gajah tidak senang dengan keadaan itu dia merasa tidak nyaman dangan adanya gajah lain menghimpit tubuhnya saat minum. Gajah itu pun langsung mendorong gajah lainnya hingga salah satu gajah yang didorongnya merasa kesal. Beberapa hewan melihat kejadian itu dan mereka segera menghindar dari kubangan tersebut bahkan Kodok-kodok yang melihat kejadian itu langsung meloncat-loncat menghindari kekacauan itu mereka takut terinjak-injak kaki gajah.

Gajah yang kesal itu kembali mendorong gajah yang telah mendorongnya, hingga keduanya kini bersitegang mereka saling menunjukan kekuatannya. Akhirnya Kedua gajah itu berkelahi satu sama lain mereka berputar-putar di kubangan itu, mereka membentur benturkan kepala mereka hingga salah satu gajah tersungkur namun gajah itu kembali berdiri. Perkelahian mereka sangat sengit hingga membuat para kodok ketakutan “Apa yang kalian takutkan?” Tanya kodok muda kepada lainnya dengan heran “Cobalah perhatikan dengan baik wahai kodok muda” jawab sang kodok tua “Ketika gajah-gajah itu berkelahi mereka akan bergerak kesana kemari tanpa memperdulikan sekitarnya dan jika salah satu gajah tersungkur ke kubangan ini maka beberapa kodok akan tertindih!”. Tegas sang kodok tua.

Kemudian setelah kodok tua itu berbicara kepada kodok muda perkataannya menjadi kenyataan salah satu gajah yang kalah tergusur sampai ke kubangan itu telapak kakinya yang besar kini menginjak-injak beberapa kodok apalagi ketika tubuhnya yang berat itu tersungkur kedalam kubangan banyak kodok tertindih dan mati.

Melihat hal tersebut kodok muda itu memahami apa yang terjadi jika sesuatu yang besar sedang berkelahi maka mereka akan melukai hewan-hewan kecil, meskipun hewan-hewan kecil itu tidak ikut berkelahi mereka mendapatkan sebuah penderitaan.

    Pesan Moral dari Cerita Pendek : Gajah dan Para Kodok adalah jangan sampai karena kegoisan diri kita, membuat kerugian pada orang lain. Semakin berkuasa, kuat, kaya atau pintar sebaiknya kita juga semakin bijaksana, karena semakin tinggi seseorang maka pengaruhnya terhadap orang lain semakin besar pula.
Share:

KISAH GAJAH DAN TIKUS

Pada suatu hari, seekor Gajah keluar dari rumahnya. Ia ingin pergi untuk berjalan-jalan untuk menghirup udara segar dan melemaskan otot-ototnya yang kaku. Namun, di tengah perjalanan. Ia bertemu dengan seekor Tikus kecil yang menjual bunga. Sang Tikus pun menawarkan dagangannya kepada Gajah dengan ramah.

Gajah pun tertarik. Bunga yang di tawarkan Tikus sangat indah dan cantik. Warnanya yang kuning lembut dan sangat mekar. Harga bunganya pun sangat murah. Namun, Gajah diam sejenak dan berpikir tentang bagaimana dengan baunya? Sangat lama Gajah berpikir dan menatap bunga tersebut. Sang penjual bunga pun melihat bahwa Gajah tertari dengan daganganya tersebu.

‘’ Bunga ini sangat harum Tuan! Sangat pantas untuk pengharum ruangan.’’ Kata Tikus mempromosikan dagangannya.

‘’ Bunga apa ini?’’ Tanya Gajah.

‘’ Ini adalah sebuah bunga yang sangat ajaib!’’ jawab Tikus.

‘’ Apakah bunga ini wangi?’’ Tanya Gajah.

‘’ Tentu saja! Bunga ini sangat harum’’ jawab Tikus.

‘’ Boleh aku mencobanya?’’ Tanya Gajah penasaran dengan wanginya.

‘’ Tentu saja Tuanku! Silahkan.’’

Gajah pun sperlahan-lahan menjulurkan belalainya yang panjang. Ia pun mengirup wangin bunga ajaib itu. Benar sekali yang di katakan Tikus. Bunga tersebut sangat wangi. Namun, tidak lama kemudian hidungnya terasa geli dan gatal tidak bisa tertahan. Hidungnya tiba-tiba akan bersin. Tetapi ia terus menahanya. Karena, tidak baik bersin didepan orang lain. Namun, hidungnya terus saja terasa geli, ia terus mencoba menahannya. Akhirnya, tanpa di sadari Gajah engambil ancang-ancang untuk bersin.

Ia menghirup udara kuat-kuat melalui mulutnya yang besar. Begitu besar angin yang masuk kedalam mulutnya. Bahkan, tangkai bunga pun tersedot keluar dari tangkainya. Melihat ancang-ancang Gajah, Tikus pun bersiap untuk pergi meninggalkan tempat tersebut. ia berpikir akan terjadi angin topan.

Tiba-tiba, Gajah pun bersin dengan sangat hebat. Akibat, bersinnya yang hebat itu merusak rumah-rumah, gentengnya berterbangan seperti di landa angin topan. Tikus pun terpelanting sangat jauh puluhan meter. Bunga dagangannya pun berserakan kemana-mana. Karena, bersinnya yang sangat hebat. Gajah pun terjatuh ke tanah dan bahkan mengeluarkan air mata. Ia melihat semua yang di hadapannya rusak akibat bersinnya tersebut. ia merasa sangat bersalah dan menyesal. Namun, itu semua bukan keinginannya.

 Cerita Hikmah:  Dongeng Gajah dan Tikus

Gajah hanya diam sambil menatap semua kerusakan. Tiba-tiba, datanglah seekor Badak, ia bertingkah seperti seorang polisi dan melihat kejadian tersebut. Melihat Badak datang, Tikus pun timbul keberaniannya. Ia segera berlari-lari menghampiri Gajah.

‘’ Hei Tuan! Kau harus mengganti kerugianku. Lihatlah! Bunga-bunga daganganku semua berhamburan dan hancur. Aku akan adukan kau kepada Badak.’’ Bentak Tikus marah.

Gajah hanya diam. Ia merasa sangat merasa bersalah.

‘’ Tenanglah, aku akan mengganti semua kerugianmu.’’ Kata Gajah dengan lembut.

Badak pun mengampiri Gajah dan Tikus.

‘’ Lihat akibat perbuatanmu!’’ bentak Badak dan menunjuk ke arah rumah-rumah yang rusak.

‘’ Iya, itu salahku!’’ kata Gajah mengakui kesalahannya.

‘’ Bunga-bungaku semuanya rusak. Aku meminta ganti rugi.’’ Bentak Tikus.

Sebenarnya Gajah sangat marah kepada Tikus. Karena bunga yang ia jual. Akibatnya malah kacau balau. Tetapi ia menahan kemarahannya.

‘’ Apa benar yang dikatakan Tikus?’’ Tanya Badak.

‘’ Tidak! Saya tidak merusaknya dengan sengaja!’’ jawab Gajah.

‘’ Bagaimana rumah itu bisa hancur? Dan bunga-bunga yang Tikus jual berserekan kemana-mana?’’ Tanya Badak

‘’ Saya hanya bersin Tuan!’’

‘’ Bersin? Hanya karena bersin rumah-rumah ini hancur?’’ Tanya Badak tidak percaya.

‘’ Saya hanya mencium bunga yang di jual Tikus.’’ Jawab Gajah dan menunjuk bunga-buga yang berserakan.

‘’ Hmm, bunga siapa itu?’’ Tanya Badak.

‘’ Itu adalah bunga Tikus!’’

Badak pun melihat ke arah Tikus. Tiba-tiba, Tikus berubah menjadi gelisah. Badak pun mengerti bahwa ini bukan kesalahan Gajah seorang. Akhirnya, badak yang bertingkah menjadi polisi tersebut menengahi Gajah dan Tikus.

Akhirnya, Tikus pun meminta maaf karena sudah menjual bunga ajaib yang menjadi malapetaka tersebut. Gajah pun merasa bersalah, karena bersinnya tersebut mengakibatkan kerusakan yang sangat besar dan merugikan orang lain. Badak pun melanjutkan perjalanannya setelah menjadi polisi. Mereka berdua mengakui kesalahannya dan semenjak itu. Gajah dan Tikus berteman baik. Semua itu berkat bunga ajaib.

    Pesan moral dari Cerita Rakyat Fabel : Dongeng Gajah dan Tikus adalah akui kesalahanmu sendiri. Jangan berbohonG dan menyalahkan orang lain atas kesalahan yang telah kamu buat.

TAG: KISAH GAJAH DAN TIKUS
Share:

KISAH GAJAH DAN ANJING

Seekor gajah dan anjing hamil pada waktu yang sama. Tiga bulan kemudian, sang anjing telah melahirkan enam ekor anak anjing. Enam bulan kemudian anjing tersebut hamil lagi, dan sembilan bulan kemudian anjing itu melahirkan selusin anak anjing. Dan seterusnya pola ini terus berulang-ulang.

Pada bulan yang kedelapan belas, sang anjing mendekati sang gajah dan bertanya, "Gajah, Apakah Anda yakin bahwa Anda sedang hamil?" Kita hamil pada tanggal yang sama, saya telah melahirkan tiga kali untuk selusin anak anjing dan mereka sekarang telah tumbuh menjadi anjing yang besar, namun Anda sampai sekarang masih hamil. Apa yang sedang terjadi?".

Sang Gajah menjawab, "Anjing, Ada sesuatu yang aku ingin kau mengerti. Apa yang saya bawa bukanlah anak anjing tapi seekor anak gajah. Saya hanya melahirkan seekor dalam dua tahun. Ketika bayi saya menyentuh tanah, bumi bergetar merasakannya. Ketika bayi saya melintasi jalan, manusia berhenti dan menonton dengan penuh kekaguman, apa yang saya bawa menarik perhatian. Jadi apa yang saya bawa adalah hal yang besar dan hebat."

Moral yang bisa kita dapat dari cerita ini adalah Jangan kehilangan iman dan kepercayaan ketika Anda melihat orang lain menerima jawaban atas doa-doa mereka.

Jangan iri pada keberhasilan orang lain. Jika Anda memang belum menerima berkat Anda sendiri, jangan putus asa. Katakanlah kepada diri Anda sendiri "Waktu saya akan tiba, dan ketika waktu saya tiba, orang-orang akan terkagum-kagum."

TAG: kisah gajah dan anjing; cerita gajah dan anjing; motivasi; hikmah kisah gajah dan anjing.
Share:

KISAH GAJAH DAN KATAK

Kisah ini masih sekitar soal seekor gajah, tepatnya Kisah Seekor Gajah dan Katak.

Diceritakan di sebuah hutan ada seekor kuda bertemu seekor gajah, sang kuda langsung menyapa.

Kuda: “Halo badak, selamat pagi.”
Gajah: “Lho, saya bukan badak, saya gajah!”
Kuda: “Lapi banyak binatang di hutan ini menganggap kamu badak”
Gajah: “Saya gajah, bukan badak. Dari dulu gajah sampai sekarang”

Kemudian ada seekor kelinci lewat, juga menyapa sang gajah

Kelinci: “Halo badak, sedang apa kamu?”
Gajah: “Hey … saya bukan badak, saya gajah!

Kuda: “Sudahlah tidak usah membela diri, banyak binatang mengatakan kamu itu badak.”

Gajah: “Bukan membela diri, karena saya memang gajah … ”
Kuda: “Ah…. akui saja kalau kamu badak … tidak usah membabi buta membela diri.”

Gajah: “Terserah semua binatang menganggap saya badak, sebenarnya saya ada gajah dan tetap seekor gajah sampai kapan pun. Bagaimana saya mengakui saya seekor badak, padahal bukan badak. Kadang aneh tuntutan para binatang itu.”
Hikmah

Kadang, dalam kehidupan sehari-hari ada kata-kata yang melemahkan kita. Kita dianggap tidak mampu. Namun yakinlah bahwa itu bukan sejatinya. Itu baru anggapan orang. Sejatinya Anda adalah mahluq mulia yang dianugrahi potensi luar biasa dahsyat. Jangan pedulikan dengan perkataan orang yang menganggap Anda tidak mampu.

Kataknya mana?

Gajah Belum ketemu Katak. Whuahahahhahaha
Share:

BELAJAR DARI GAJAH (2)

Lanjutan tentang Kisah Seekor Gajah.

     Seekor Gajah yang diikat kakinya sejak kecil dengan seutas rantai sepanjang 4 meter , ketika dewasa ia tidak akan melangkah keluar dari area 4 meter walaupun rantainya sudah diganti dengan seutas benang. Itu bukan cerita, itu kisah nyata.

     Kita sebagai manusia yang berakal budi dan punya otak ternyata juga mengalami trauma yang sama. Teman saya sejak kecil tidak berani mengendarai sepeda motor, ketika kami remaja dan suka keliling kampung dengan sepeda motor, dia selalu minta di bonceng teman lainnya, setelah kami dewasa beberapa teman mulai memakai mobil untuk aktivitasnya, tetapi teman saya itu tetap tidak berani mengendarai apapun.

     Teman-teman,, coba anda lihat diri anda sendiri, adakah seutas benang yang menghambat diri anda saat ini? Putuskan benang itu, bergeraklah maju lebih dari lingkaran yang selama ini mengurung anda.

     Anda pasti bisa kalau anda berpikir anda bisa, anda akan gagal kalau anda selalu berpikir anda akan gagal. Peluang demi peluang muncul setiap hari, dan karena selama ini anda menutup mata anda, telinga anda, pikiran anda, diri anda, hidup anda, maka peluang menjadi bukan peluang, lewat begitu saja.

     Mulailah melangkah sedikit demi sedikit kalau anda masih gamang, lalu berlari cepat setelah anda lebih yakin. Jangan sia-siakan setiap peluang untuk maju, untuk sukses demi diri anda sendiri.   Selamat berjuang ! Semoga kemenangan berpihak pada diri kita semua

Aamiin,

TAG: belajar dari seekor gajah; kisah tentang gajah; kisah seekor gajah; belajar dari kehidupan gajah
Share:

KENTANG, TELUR DAN KOPI

Ini kisah tentang Kentang, telur, dan kopi. Baca dengan baik...!

Sekali waktu seorang anak perempuan mengeluh kepada ayahnya bahwa hidupnya sengsara dan bahwa dia tidak tahu bagaimana dia akan berhasil. Dia lelah berjuang dan berjuang sepanjang waktu. Tampaknya hanya salah satu masalah ini diselesaikan, satu lagi segera menyusul.

Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi tiga panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah tiga panci mulai mendidih, ia ditempatkan kentang dalam satu panci, telur di panci kedua, dan biji kopi bubuk  di panci ketiga.

Dia kemudian membiarkan mereka  mendidih, tanpa mengucapkan sepatah kata kepada putrinya. Putri, mengerang dan tidak sabar menunggu, bertanya-tanya apa yang dia lakukan.

Setelah dua puluh menit ia mematikan kompor. Dia mengambil kentang dari panci dan menempatkan mereka dalam mangkuk. Dia mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk.

Dia kemudian menyendok kopi dan meletakkannya dalam cangkir. Beralih ke dia tanya. "Putri, apa yang Anda lihat?"

"Kentang, telur, dan kopi," dia buru-buru menjawab.

"Lihatlah lebih dekat," katanya, "dan menyentuh kentang." Dia melakukan dan mencatat bahwa mereka lembut. Dia kemudian memintanya untuk mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus. Akhirnya, ia memintanya untuk mencicipi kopi. Itu aroma yang kaya membawa senyum ke wajahnya.

"Ayah, apa artinya ini?" Tanyanya.

Dia kemudian menjelaskan bahwa kentang, telur dan biji kopi telah masing-masing menghadapi adversity- DENGAN air mendidih yang sama.

Namun, masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Kentang masuk yang kuat, keras, dan tak henti-hentinya direbus,  dalam air mendidih, menjadi lunak dan lemah.

Telur itu rapuh, dengan kulit luar tipis yang melindungi interior yang cair sampai dimasukkan ke dalam air mendidih. Kemudian bagian dalam telur menjadi keras.

Namun, butiran-butiran kopi  yang unik. Setelah mereka terkena air mendidih, mereka mengubah air dan menciptakan sesuatu yang baru; wangi dan seger.

"Kamu termasuk yang mana," tanyanya putrinya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana Anda menanggapinya? Apakah Anda kentang, telur, atau  kopi? "

Moral: Dalam hidup, hal yang terjadi di sekitar kita, hal-hal terjadi pada kita, tapi satu-satunya hal yang benar-benar penting adalah apa yang terjadi di dalam diri kita.  Hidup sekadar kecenderungan mengadopsi dan mengubah semua upaya yang kita alami menjadi sesuatu yang positif

Kamu yang mana?
Share:

BELAJAR DARI GAJAH

Seorang pria melewat gajah, ia tiba-tiba berhenti, bingung oleh fakta bahwa makhluk besar sedang dituntun seseorang dengan hanya menggunakan tali kecil terikat di kaki depan mereka. Tidak ada rantai, tidak ada kandang. Itu jelas, bahwa gajah bisa; kapan saja, melepaskan diri dari ikatan mereka tetapi untuk beberapa alasan, mereka tidak bisa.

Dia melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya mengapa hewan-hewan ini hanya berdiri di sana dan tidak berusaha untuk melarikan diri. "Yah," kata pelatih, "Ketika mereka masih sangat muda dan kami menggunakan ukuran tali yang sama, tali kecil untuk mengikat mereka dan, pada usia itu, itu cukup untuk menahan mereka. Saat mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri. Mereka percaya tali masih bisa menahan mereka, sehingga mereka tidak pernah mencoba untuk membebaskan diri. "

Pria itu kagum. hewan-hewan gajah ini bisa setiap saat membebaskan diri dari ikatan mereka tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak bisa, mereka terjebak tepat di mana mereka berada.

Seperti gajah, berapa banyak dari kita menjalani hidup tergantung ke suatu keyakinan bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu, hanya karena kita gagal sekali sebelumnya?

Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran; kita harus tidak pernah menyerah perjuangan dalam hidup. Kita bisa belajar dari gajah-gajah ini...

Pelajaran yang bisa diambil nih, bahwa Anda perlu mengoreksi kembali pikiran Anda. Apakah Anda selama ini masih termakan oleh kepercayaan yang seharusnya berubah seiring waktu Anda. Jangan sampai apa yang Anda percayai membuat Anda makin susah untuk sukses

Ayo Semangaaaaaaaat!!!!! Anda pasti bisa....!!!

tag: BELAJAR DARI GAJAH

Share:

SEMUA ORANG MEMILIKI KISAH HIDUP

Semua orang Memiliki Kisah Hidup

Seorang remaja  berusia 20 tahun suatu saat mengadakan perjalanan bersama orang tuanya, tiba-tiba ia melihat keluar ke jendela kereta dan berteriak ...

"Ayah, lihat pohon-pohon terbalik!"

Ayah tersenyum dan pasangan muda yang duduk di dekatnya, memandang perilaku kekanak-kanakan yang berusia 20 tahun dengan kasihan, tiba-tiba ia kembali berseru ...

"Ayah, lihat awan berjalan mengikuti kita!"

"Ayah, lihat.. ada cewek cantik banget...! Naik motor bagus banget tersenyum mengikuti kita...!

Pasangan muda di dekatnya ini tidak bisa menahan dan berkata kepada orang tua ...

"Kenapa kau tidak membawa anak Anda ke dokter?" Orang tua itu tersenyum dan berkata ... "Saya lakukan koq Mas...dan kami baru pulang dari rumah sakit, anak saya memang buta sejak lahir, dia hanya punya mata hari ini.

Setiap orang di planet ini memiliki sebuah cerita. Jangan menilai orang-orang sebelum Anda benar-benar mengenal mereka. Kebenaran mungkin mengejutkan Anda.

Yah,..... Semua orang memiliki Kisah Hidup. Semoga terinspirasi....

Share:

7 Dosa Mematikan Pada Trading Forex

Seven Deadly Sins, begitulah cara orang barat memberikan sebutan pada 7 Dosa Mematikan. 7 hal ini saya dapatkan setelah menonton Anime Fullmetal Alchemist. Ada 7 karakter yang diciptakan melalui 7 dosa tersebut, diantaranya; Pride, Greed, Lust, Envy, Glutony, Wrath dan Sloth. Setiap perannya selalu ada dalam diri tersembunyi manusia. Dalam trading pun, ketujuh karakter ini menjadi 7 Dosa Mematikan Pada Trading Forex.

Penjelasannya secara lebih jelas mengenai 7 dosa tersebut adalah sebagai berikut;

1. Pride - Kesombongan

Pride sejatinya adalah dosa yang awalnya dibawa oleh Lucifer. Dalam bahasa Latin, "Lucifer" yang berarti "Pembawa Cahaya" (dari lux, lucis, "cahaya", dan "ferre", "membawa"), adalah sebuah nama untuk "Bintang Fajar" (planet Venus ketika muncul pada dini hari). Lucifer sebelumnya adalah seorang malaikat atas, dia di beri kekuasaan melebihi malaikat lain, namun hal ini membuat diri lucifer di isi dengan kesombongan, ia merasa ia sama seperti Tuhan, ia memiliki apa yang Tuhan bisa, namun sebenarnya, dia tidak sehebat itu, pada saat menentang Tuhan, Tuhan pun murka dan membuangnya dari surga, sehingga lucifer di sebut The Fallen Angel. Nah, kesombongan inilah yang akhirnya Lucifer "didapuk" menjadi penanggung jawab untuk meyebarkan dosa ini.

Dalam Trading sendiri, ada begitu banyak trader yang merasa pintar karena mungkin pada dasarnya mereka sudah diberi IQ yang tinggi oleh penciptanya. Tapi dalam kenyataanya akan berbeda ketika kita menghadapi pasar. Pasar selalu lebih pintar dari trader. Pasar selalu memberikan ganjaran kepada Trader yang sok pintar, rugi besar misalnya. Banyak Trader Forex yang merasa hebat pada analisis tradingnya. Saat itu mungkin membuat trading yang dijalankannya selalu profit terus. Kemudian mereka menyebut diri mereka sendiri dengan sebutan Master Trading, hingga akhirnya malah tenggelam pada kesombongan yang akan menghancurkan diri mereka sendiri.

Kesombongan telah membuat seorang Trader menyepelekan resiko. Akhirnya ketika trend berubah menjadi tidak sesuai dengan yang kita inginkan, kita akan merasa kalah. Tindakan terbaik agar tidak terjebak di pasar adalah dengan selalu rendah diri kepada siapapun dan kapanpun, termasuk pada Tuhan dan juga pasar. Apakah sebagai seorang Trader Anda ingin di anggap sebagai Lucifer?

2. Greed - Keserakahan

Mammon adalah iblis keserakahan, kekayaan dan ketidakadilan. Orang-orang yang menyembah Mammon kebanyakan adalah orang yang serakah akan uang, dan suka memperbudak orang lain. Mammon selalu digambarkan sedang menahan uang/harta di pangkuannya yang memiliki arti bahwa ia adalah seorang yang kikir, dan menginjak kepala seseorang yang di artikan bahwa ia tidak segan menginjak orang lain untuk hartanya.

Keserakahan dapat menyebabkan banyak trader kehilangan begitu banyak uang. Keserakahan menyebabkan seseorang Trader Forex menjadi "buta" terhadap segala macam resiko. Melihat tradingnya untung, biasanya Trader Forex model serakah makin berani membuka posisi untuk menambah keuntunganya. Akibatnya mereka terjebak pada harga yang tinggi. Marjin yang berlebihan dalam trading forex inilah yang akan membawa Anda kepada kehancuran. Tindakan terbaik supaya tidak terjebak dalam dosa keserakahan ini adalah dengan menerima profit apa adanya, secukupnya saja. Jika Anda masih saja serakah, mungkin saja Anda adalah pengikut dari Iblis Mammon. Kalo udah jadi pengikut iblis ya resikonya masuk neraka, mau?

3. Lust - Nafsu

Asmodeus adalah setan nafsu yang memiliki kemampuan untuk memutar hasrat seseorang. Dikatakan bahwa orang yang jatuh ke cara Asmodeus akan dihukum selamanya di neraka tingkat kedua. Dia membawahi tujuh puluh dua pasukan setan di bawah komandonya. Dia adalah salah satu raja neraka di bawah Lucifer. Dia digambarkan muncul dengan tiga kepala, yang pertama adalah seperti banteng , yang kedua seperti laki-laki dengan mahkota, dan yang ketiga seperti domba jantan. Dia memiliki ekor ular , dan dari mulutnya mengeluarkan api. Selain itu, ia duduk di atas seekor naga neraka, dan memegang sebuah tombak.

Seringkali kita sebagai Trader yang sejatinya hanya manusia biasa, sangat bernafsu ketika melihat pasar/trend yang bergerak naik begitu cepat. Akibatnya ya mereka mencoba memasang Target Profit (TP) seenaknya. Niatnya tidak ga mau Buy atau Sell, malah jadi pasang banyak. Akibatnya trader terjebak dan nyangkut di harga tinggi. Tindakan terbaik supaya tidak terjebak dalam dosa nafsu adalah dengan memiliki sistem trading yang baik, termasuk apa yang mau di buy atau di sell pada saat itu. Jangan hanya untuk memenuhi nafsu semata.

4. Envy - Iri

Leviathan adalah salah satu dari tujuh pangeran dari neraka dan pintu neraka ada di mulutnya (Hellmouth ). Leviathan identik dengan rakasa laut besar. Leviathan adalah salah satu setan yang dikatakan untuk menggoda manusia dalam melakukan penghujatan. Penghujatan ini bisa diartikan karena alasan dendam yang timbul karena iri atau dengki dengan sesuatu hal. leviathan juga di gambarkan sangat suka menyerang kapal yang membawa emas, sebab leviathan tidak bisa melihat sesuatu yang dimiliki orang lain sama baiknya atau lebih baik dari miliknya sendiri.

Hidup di era Teknologi Informasi yang berkembang dengan cepat, membuat Anda melihat begitu banyak Trader yang suka pamer di media sosial. Ada yang mulai dari pamer uang pada akunnya, hingga mobil kredit yang belum tentu bisa ia lunasi. Tapi banyak trader pemula yang tidak sadar menjadi "iri hati". Apakah Anda termasuk orang yang iri hati atau bukan, ya Anda sendiri dan Tuhan yang mengerti. Trader yang sudah iri hati, biasanya suka lupa diri. Melihat profit orang lain yang besar, membuat Trader yang lupa diri pengin sama-sama menikmati. Akhirnya dengan kemampuan analisis yang tidak dimiliki, membuat seorang Trader hanya bisa gigit jari.

5. Gluttony - Kerakusan 

Beelzebub, adalah nama dari salah satu dari tujuh raja neraka dan digambarkan sebagai dewa lalat. Dia mengajak seseorang untuk makan banyak, mahal, rakus, dan pilih-pilih makanan. Dosa ini kelihatan kecil, karena hanya masalah makan, tetapi menjadi dosa yang besar ternyata karena jika kita terjebak ke dalam dosa ini kita ada di buang ke neraka tingkat pertama, dimana tangan kita akan lurus kaku, dan di depan kita akan ada meja panjang dengan berbagai makanan yang nikmat, kita hanya bisa melihat tanpa bisa memakan sedikitpun.

Ada banyak Trader yang selalu dibayang-bayangi dengan dosa kerakusan, penginnya trading terus. Akibatnya jadi overtrading. Seringkali Trader Forex memaksakan diri untuk trading, hanya untuk memuaskan egonya sendiri. Trader yang overtrading biasanya memiliki kualitas trading yang buruk. Akibatnya semakin banyak hasil trading yang loss. Tindakan terbaik supaya tidak terjebak dalam dosa kerakusan ini adalah tahu kapan berhenti trading.

6. Sloth - Kemalasan

Belphegor digambarkan dalam dua model berbeda: sebagai seorang wanita muda yang cantik ketika di dunia atau sebagai iblis berjenggot mengerikan dengan tanduk dan kuku yang tajam. Dia sering dikatakan juga sebagai iblis kekayaan yang didapat dengan licik. Dia mendorong seseorang untuk mendapatkan kekayaan dengan cara mudah dan jika perlu dengan menipu. Sebagai contoh adalah korupsi. Nah, setelah kaya maka waktunya untuk bermalas-malasan tanpa bekerja. belphegor biasanya di sembah oleh orang yang ingin mendapatkan harta dengan cara gampang (pesugihan kalo di negara kita) tapi biasanya belphegor akan meminta upeti yakni anak pertama sang penyembah, atau upeti jiwa sang penyembah saat dia meninggal, orang tersebut akan menjadi budak belphegor di neraka dimana dia berkuasa.

Kita tahu sendiri semua Trader pasti penginnya profit, tapi hanya beberapa yang mau berusaha untuk mencapai hal itu. Kebanyakan penginnya instant. Saya sendiri juga begitu, penginnya instant tinggal modal rumor, bisikan teman, dan analisis seadanya. Sangat jarang trader yang memperdalam ilmu tradingnya. Disuruh belajar manajemen uang, manajemen risiko, atau psikologi trading tidak mau. Trader Forex yang tidak mau belajar, membuat persiapan trading, atau melakukan analisis trading forex mendalam akhirnya hanya trading asal-asalan sesuai perasaan. Ujung-ujungnya bingung kalau trend bergerak tidak sesuai keinginan. Tindakan terbaik supaya tidak terjebak dalam dosa kemalasan adalah selalu belajar dengan giat dan mendalam tentang trading.

7. Wrath - Kemurkaan

Dia adalah perwujudan dari antagonisme yang berasal dari agama-agama Abrahamik. Dia memunculkan kemarahan yang akhirnya bersifat detruktif dan menimbulkan dosa. Contoh dari akibat dari dosa ini adalah membunuh (bisa juga membunuh orang lain buat pemujaan). Namun, yang paling berat dari dosa ini adalah bunuh diri, Wrath adalah penguasa neraka ke 6, orang-orang yang masuk kesana akan mati berulang - ulang kali, hingga akhir zaman, mereka akan merasakan penderitaan saat mati hingga akhir.

Trader secara psikologis percaya bahwa mereka selalu layak untuk mendapatkan keuntungan dari trading forex yang mereka lakukan. Saat terjadi hal yang sebaliknya, yaitu rugi, mereka menjadi marah. Begitupula dengan saya saat ini. Semakin rugi, semakin murka dan menjadi keinginan untuk balas dendam demi membuktikan bahwa mereka "tidak seharusnya " dirugikan. Akhirnya mereka bertindak nekat, averaging dalam jumlah besar untuk melawan trendline. Bisa ditebak, mereka justru rugi semakin besar dari trading forexnya. Tindakan terbaik supaya tidak terjebak dalam dosa kemurkaan ini adalah menerima hasil trading apa adanya. Kalau rugi ya diterima saja. Kalo tidak mau rugi, jangan trading di forex.

Begitulah 7 Dosa Mematikan Pada Trading Forex, Ketujuh dosa mematikan di atas berpotensi memporak-porandakan trading Anda di forex. Semuanya adalah kelemahan manusia yang dapat menyebabkan kehancuran. Dalam dunia trading, tujuh dosa mematikan yang sama juga berlaku. Perilaku yang dihasilkan dari dosa ini, seperti dalam kehidupan, menyebabkan hasil trading yang buruk. Bahkan tidak jarang menyebabkan ludesnya semua uang. Oleh karena itu, untuk menjadi trader yang lebih baik, Anda harus mengenal 7 dosa mematikan dalam trading ini dan belajar bagaimana untuk mengatasinya. 

Ya, begitulah 7 Dosa Mematikan pada Trading Forex. Sebisa mungkin kita harus menjauhinya. Apapun yang terjadi jangan sampai berbuat dosa.

Salam Trader.

:)

Share:

Kisah Tentang Dua Orang Trader Forex

Lagi berantem nih, gantengan atuh. hhi

Kisah Tentang Dua Orang Trader Forex - Suatu hari di kota Batavia, hidup dua orang master Trader yang saling membenci dan merendahkan pemikiranya satu sama lain. Salah satu dari mereka sudah berhenti trading sampai mengharam-haramkan Forex dan yang lain adalah orang yang menjadikan trading adalah suatu prioritas.

Suatu hari kedua orang itu bertemu di sebuah Mall, dan di tengah kerumunan orang-orang, kedua orang itu mulai berselisih dan bertengkar mengenai haram atau halalnya trading. Dan setelah beberapa jam dalam kepuasan, mereka berpisah.

Malamnya pria yang sudah berhenti trading membuka laptopnya dan melihat saldonya masih ada di broker. Ia mulai O-P lagi, dan ternyata profit. Kemudian pria itu ketagihan. Lalu ia bergerutu dalam hatinya, "Trading ini halal".

Dan saat yang sama pria yang sangat rajin trading, dan selalu mennghalal-halalkan trading kedapatan tradingnya loss terus. Ia menghapus akunnya dan mulai memaki-maki broker. Ia menjadi orang yang sangat membenci Forex.

Begitulah Kisah Tentang Dua Orang Trader.

Hehehe..

Santai dulu boss. Jangan keseringan liat trendline.

O-P aja dulu tinggal bubu. Jangan lupa pasang TP sama SL!

Salam Trader. 
Share:

KISAH 3 PEKERJA BANGUNAN

Kisah inspiratif:*

Di sebuah desa kecil ada seorang anak yang sedang berjalan melintasi lokasi yang akan dibangun sebuah sekolah. Anak itu melihat ada 3 orang yang sedang bekerja disana.

"Pak, sedang mengerjakan apa?" tanya anak itu kepada tukang pertama.

"Kamu bisa lihat sendiri, saya ini seorang tukang, saya sedang mengerjakan pekerjaan saya sebagai tukang bangunan" jawabnya.

Lalu anak itu menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang kedua "Pak, sedang mengerjakan apa?"

"Saya sedang membantu sekolahan ini membuat gedung sekolah." jawab tukang kedua.

Lalu anak itu juga menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang ketiga "Pak, sedang mengerjakan apa?"

Tukang ketiga menjawab, "Saya sedang membangun mimpi anak-anak di desa ini supaya mereka berani bermimpi lebih tinggi dan meraih cita-citanya, sehingga mereka membawa manfaat di masyarakat."

-------------------

Kawan, itulah visi.. kita mungkin melakukan hal yang sama persis dengan rekan kerja kita, kita mungkin melakukan bisnis yang sama dengan rekan maupun pesaing-pesaing kita. Tapi milikilah visi yang jauh didepan sana dan mampu menggetarkan jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya.

Tanyakan kepada diri kita sendiri, apakah pekerjaan yang kita lakukan saat ini hanya untuk mengisi perut bulan depan?

Terlebih ibadah kita, apakah hanya untuk menggugurkan kewajiban? ataukah kita memiliki visi yang jauh untuk di akhirat nanti?

*SAYA COMOT DARI facebook
Share:

TIGA MAINAN

Seorang guru menunjukkan tiga mainan untuk siswa dan meminta siswa untuk mengetahui perbedaannya.

Tiga mainan ini tampaknya identik dalam bentuk, ukuran dan bahan. Setelah pengamatan yang tajam, siswa mengamati lubang pada mainan.

1 mainan itu memiliki lubang di kedua telinga.
2 mainan memiliki lubang di telinga dan mulut.
3 mainan hanya memiliki satu lubang di satu telinga.

Dengan bantuan jarum siswa menempatkan jarum di lubang telinga (mainan 1). jarum keluar dari telinga yang lain.

Dalam  mainan 2, jarum dimasukkan ke dalam telinga dan jarum keluar dari mulut.

Dalam  mainan 3, jarum dimasukkan ke dalam telinga, jarum tidak keluar.

Mainan pertama mewakili orang-orang di sekitar Anda yang memberi kesan bahwa mereka mendengarkan Anda segala sesuatu dan peduli untuk Anda. Tapi mereka hanya berpura-pura untuk melakukannya. Setelah mendengarkan, seperti jarum keluar dari telinga berikutnya, hal-hal yang Anda katakan kepada mereka, hilang. Jadi hati-hati saat Anda berbicara dengan jenis orang di sekitar Anda, yang tidak peduli untuk Anda.

Mainan kedua mewakili orang-orang yang mendengarkan semua hal dan memberikan kesan bahwa mereka peduli untuk Anda. Tapi seperti di mainan, jarum keluar dari mulut. Orang-orang ini akan menggunakan hal-hal dan kata-kata Anda, termasuk rahasia Anda, mengatakan kepada orang lain dan membawa keluar masalah rahasia Anda untuk tujuan mereka sendiri.

Mainan ketiga, jarum tidak keluar lagi dari lobang manapun. Ini jenis orang yang dapat menjaga kepercayaan.Mereka adalah orang-orang yang dapat Anda andalkan.

Begitulah... 3 Mainan yang top markotop.

Jika Anda menyukai kisah-kisahmotivasi,

tag: tiga mainana, macam-macam permainan,
Share:

PRIA PENGUNTIT



Sekali waktu, ada seorang pria yang sangat suka membantu, baik hati dan murah hati. Jika  membantu seseorang tanpa meminta apa-apa untuk membayar kembali. Dia akan membantu seseorang karena dia ingin dan dia suka.

Suatu hari ketika berjalan kaki di sebuah lorong, pria ini melihat sebuah tas, jadi dia mengambilnya dan melihat bahwa tas itu kosong. Tiba-tiba seorang wanita dengan seorang polisi muncul dan akhirnya dia ditangkap.

Wanita itu terus bertanya di mana dia menyembunyikan uang, tapi orang itu menjawab, "Itu tas kosong ketika saya menemukan itu, Bu." Wanita itu berteriak kepadanya, "Bohong, Ini untuk biaya sekolah anak saya, lho." Pria itu melihat bahwa wanita itu benar-benar merasa sedih, sehingga ia menyerahkan semua uangnya.  Orang itu berkata, "Ambil ini, maaf atas ketidaknyamanan ini." Wanita itu meninggalkannya  dan polisi membawanya ke pos polisi terdekat  untuk interogasi lebih lanjut.

Wanita itu sangat senang tapi ketika ia menghitung uang yang diberikan oleh seorang pria itu, ternyata dua kali lipat, dia terkejut. Namun tak memperdulikannya...

Suatu hari ketika wanita akan membayar biaya sekolah anaknya, dia melihat bahwa  pria kurus sedang berjalan di belakangnya. Dia berpikir bahwa ia mungkin merampok, jadi dia mendekati seorang polisi yang berdiri di dekatnya. Dia adalah polisi yang sama. Wanita itu bercerita tentang seorang pria mengikutinya, tapi tiba-tiba mereka melihat bahwa pria itu terjatuh. Mereka berlari ke arahnya, dan melihat bahwa dia adalah orang yang sama yang mereka ditangkap beberapa hari untuk mencuri sebuah tas.

Dia tampak sangat lemah dan wanita ini kebingungan. Polisi itu berkata kepada perempuan itu, "Dia tidak mengembalikan uang Anda, dia memberi uang pada  hari itu. Pencurinya sudah ditangkap koq.. dan memang tas milik Anda dibuang setelah dia mengambil uang Ibu, lalu ditemukan oleh pria ini. Dia bukan pencuri, tapi mendengar tentang biaya sekolah anak Anda, ia merasa sedih dan memberi Anda uang.

Kemudian, mereka membantu pria ini berdiri, dan berkatalah kepada wanita itu," Silakan pergi ke sekolah dan membayar biaya sekolah anak Anda, saya melihat Anda dan mengikuti Anda untuk memastikan bahwa tidak ada yang mencuri uang biaya sekolah anak Anda. "....

Wanita ini hanya melongo...
Share:

PENGUNJUNG RESTAURANT


Seorang anak membawa ayahnya ke sebuah restoran untuk makan malam. Ayahnya sudah sangat tua dan lemah; sambil makan, ia menjatuhkan makanan di baju dan celananya. Pengunjung lain tentu menyaksikan dia jijik, sementara anaknya tetap tenang.

Setelah ia selesai makan, anaknya yang sama sekali tidak malu, diam-diam membawanya ke ruang cuci, menyeka beberapa makanan yang menempel pada pakaiannya, dihapusnya noda, menyisir rambutnya dan memasangkan kacamatanya. Ketika mereka keluar, seluruh pengunjung restoran mengawasi mereka. Dalam hati tentu bertanya tanya, bagaimana seseorang bisa mempermalukan diri di depan umum seperti itu. Sang anak menuju kasir untuk membayar tagihan dan mulai berjalan dengan ayahnya, meninggalkan restaurant.

Pada saat itu, seorang pria tua di antara pengunjung memanggil sang anak dan bertanya kepadanya, "Apakah Anda tidak berpikir Anda telah meninggalkan sesuatu di belakang?".

Anak itu menjawab, "Tidak, Tuan. Saya tidak meninggalkan apa-apa".

Orang tua itu menjawab, "Ya, Anda meninggalkan pelajaran untuk setiap anak dan yang diharap oleh setiap ayah".

Pengunjung Restoran terpaku..
Share:

MONKEY BUSINESS

BY Tatang Sunarta

Waspada "MONKEY BUSINESS"

Suatu hari di sebuah desa, seorang yang kaya raya mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp. 50.000,- per ekor. Padahal monyet disana sama sekali tak ada harganya karena jumlahnya yang banyak dan kerap dianggap sebagai hama pemakan tanaman buah-buahan.

Para penduduk desa yang menyadari bahwa banyak monyet disekitar desa pun kemudian mulai masuk hutan dan menangkapinya satu persatu.

Kemudian si orang kaya membeli ribuan ekor monyet dengan harga Rp 50.000,- . Karena penangkapan secara besar-besaran akhirnya monyet-monyet semakin sulit dicari, penduduk desa pun menghentikan usahanya untuk menangkapi monyet-monyet tersebut..

Maka si orang kaya pun sekali lagi kembali untuk mengumumkan akan membeli monyet dengan harga Rp 100.000 per ekor. Tentu saja hal ini memberi semangat dan "angin segar" bagi penduduk desa untuk kemudian mulai untuk menangkapi monyet lagi. Tak berapa lama, jumlah monyet pun semakin sedikit dari hari ke hari dan semakin sulit dicari, kemudian penduduk pun kembali ke aktifitas seperti biasanya, yaitu bertani.

Karena monyet kini telah langka, harga monyet pun meroket naik hingga Rp 150.000,- / ekornya. Tapi tetap saja monyet sudah sangat sulit dicari.

Sekali lagi si orang kaya mengumumkan kepada penduduk desa bahwa ia akan membeli monyet dengan harga Rp 500.000,- per ekor!

Namun, karena si orang kaya harus pergi ke kota karena urusan bisnis, asisten pribadinya akan menggantikan sementara atas namanya.

Dengan tiada kehadiran si orang kaya, si asisten pun berkata pada penduduk desa: "Lihatlah monyet-monyet yang ada di kurungan besar yang dikumpulkan oleh si orang kaya itu. Saya akan menjual monyet-monyet itu kepada kalian dengan harga Rp 350.000,- / ekor dan saat si orang kaya kembali, kalian bisa menjualnya kembali ke si orang kaya dengan harga Rp 500.000,- . Bagaimana...?".

Akhirnya, penduduk desa pun mengumpulkan uang simpanan mereka dan membeli semua monyet yang ada di kurungan.

Namun...
Kemudian...
Mereka tak pernah lagi melihat si orang kaya maupun si asisten di desa itu!

Selamat datang di Wall Street..!

Inilah yang dikatakan orang "Monkey Bussiness"!

Hati-hati Bro... jangan terjebak oleh "Monkey Business"...
Seperti pohon Anthorium
Seperti ikan Lohan
Seperti semua barang yang kita beli tetapi bukan karena kita membutuhkan nya..
BELILAH SESUATU BARANG YANG BENAR2 ANDA FAHAMI BAHWA BARANG TERSEBUT BAGUS/EKSOTIS DARI SISI MANANYA, JANGAN PERNAH IKUT2AN. monkey see, monkey
Share:

COFFEE on The WALL


Saya duduk dengan teman saya di warung kopi terkenal di kota tetangga Venesia, Italia. Saat kami menikmati kopi, seorang pria masuk dan duduk di sebuah meja kosong di samping kami. Dia memanggil pelayan dan memesan dengan mengatakan, "Two cups of coffee, one of them there on the wall.” (Dua cangkir kopi, salah satunya letakkan  di dinding.)"

Kami mendengarnya tampak aneh dan mengamati yang terjadi, ternyata yang ia disajikan hanya satu cangkir kopi dan  dia membayar untuk dua kopi. Ketika dia pergi, pelayan meletakkan selembar kertas di dinding tertulis "A Cup of Coffee".

Sementara kami masih ada, dua orang lainnya masuk dan memesan tiga cangkir kopi, “Three cups of coffee, one of them there on the wall “ (tiga cangkir kopi, satunya di dinding). Mereka dikirim dua cangkir kopi, sekali lagi bayarnya untuk tiga kopi. Kemudian meninggalkan warung kopi. Kali ini juga, pelayan melakukan hal yang sama; ia meletakkan selembar kertas di dinding tertulis, "A Cup of Coffee".

Itu sesuatu yang unik dan membingungkan bagi kita. Kami selesai minum kopi, membayar tagihan dan meninggalkan kedai. Setelah beberapa hari, kami memiliki kesempatan untuk pergi ke kedai kopi ini lagi. Sementara kami sedang menikmati kopi, seorang pria berpakaian jelek dan kotor  masuk. Sesaat ia duduk sendiri, ia melihat dinding dan berkata, " One cup of coffee from the wall” ( Satu cangkir kopi dari dinding)."

Pelayan melayani secangkir kopi untuk pria ini dengan hormat  dan martabat. Pria itu sejenak menikmati kopi pada salah satu meja dekat kami dan pergi tanpa membayar.

Kami kagum untuk menonton semua ini, setelah orang ini pergi, pelayan melepas secarik  kertas dari dinding dan melemparkannya di tempat sampah.

Sekarang itu tidak mengherankan bagi kita - hal itu sangat jelas. Cara menghormati orang miskin, cara berbagi yang indah, telah ditunjukkan oleh penduduk kota ini,  membuat nurani kita terhanyut dalam trenyuh.

Merenungkan kebutuhan seseorang yang diinginkan. Dia memasuki kedai kopi  tanpa harus menurunkan harga dirinya.... dia tidak perlu meminta secangkir kopi gratis ... tanpa bertanya atau mengetahui tentang (siapa) orang  yang telah memberikan secangkir kopi ini untuk dia ... dia hanya melihat dinding , memesan kopi untuk dirinya sendiri, menikmati kopi dan meninggalkannya.


Author Unknown, sumber: http://academictips.org

Sebuah kisah yang benar-benar indah. Bagi saya, baru sekarang ini saya melihat  dinding yang paling indah...! Salah satu cerita yang paling indah dan menyentuh. Seluruh dunia perlu belajar dari cerita ini, dan dapat membuat bumi lebih bahagia sebagai tempat tinggal.

Memberi tanpa mengambil kembali, hanya berharap pahala dari "One and Only" yang memiliki hidup kita dan yang menciptakan segala sesuatu.

Membaca kisah ini, seperti ingin hidup di  dunia mimpi, di mana hidup kaya dan miskin dalam harmoni.


Begitu unik dan inspiratif. Semoga bermanfaat dan bisa terjadi di negeriku tercinta ini...

Sebuah pesan yang luar biasa untuk semua orang agar dapat membantu orang lain dengan berbagi hanya sedikit dari kekayaan besar mereka untuk orang miskin. 

Cerita yang mengagumkan... Saya berharap cerita ini harus ada di buku anak-anak untuk mengajarkan mereka dasar kemanusiaan.

Atau ada sutradara yang berani memfilmkan...kisah-kisah seperti ini, bukan memperbanyak sinetron lebay dan gak bermutu.

Hahahaha....
Share:

DIMANAKAH LETAK KEBAHAGIAAN?

Setelah sekelompok 50 orang menghadiri seminar.

Tiba-tiba si pembicara berhenti dan mulai memberikan setiap orang balon. Masing-masing diminta untuk menulis / namanya di atasnya menggunakan spidol. Kemudian semua balon dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam ruangan lain.

Di ruangan itu  diminta mereka untuk menemukan balon yang memiliki nama mereka ditulis, dalam waktu 5 menit.

Semua orang panik mencari nama mereka, mendorong, bertabrakan dengan satu sama lain, dan ada kekacauan.

Pada akhir 5 menit, tidak ada yang bisa menemukan balon mereka sendiri.

Sekarang masing-masing diminta untuk secara acak mengumpulkan balon dan memberikannya kepada orang yang namanya ditulis di atasnya. Dalam beberapa menit semua orang memiliki balon mereka sendiri.

Pembicara mulai: ini persis terjadi dalam hidup kita. Semua orang panik mencari kebahagiaan di sekitar, tidak tahu di mana itu. Kebahagiaan kita terletak pada kebahagiaan orang lain. Beri mereka kebahagiaan mereka, Anda akan mendapatkan kebahagiaan Anda sendiri.

Dan dimanakah letak kebahagiaan?

SUMBER: http://academictips.org
Share:

CARA ORDER BUKU NINJAA TRADER

ORDER BUKU MTS

bERLANGGANAN ARTIKEL

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts

POSTING TERBARU

Blog Archive

TESTIMONI BUKU MTS

testimoni buku MTS

BUAT AKUN FXCLEARING



BUAT AKUN HOT FOREX

https://www.grouphf.com/?refid=164413

Blog Archive