Berikut ini adalah artikel tentang Tanda-tanda Anda Tidak Cocok Menjadi Pengusaha. Yuk.. Kita simak...!
Banyak
sekali orang yang mempunyai keinginan untuk mengelola bisnis atau usaha
sendiri. Namun sayangnya, tidak semua orang punya kualitas yang dibutuhkan.
Dari
sekian banyak yang mempunyai keinginan tadi kenyataannya hanya sekian persen
yang akhirnya benar-benar memulai bisnisnya. Alasan paling sederhananya adalah
tidak semua orang kuat menghadapi kerasnya persaingan di dunia usaha.
Mungkin
anda sekarang juga sedang mengalami pergumulan yang sama. Anda sedang
menimbang-nimbang apakah anda benar ingin memulai sendiri usaha anda; dan
mungkin banyak lagi pertimbangan yang sekarang sedang ada perhitungkan.
Beberapa faktor yang akan kami bahas selanjutnya mungkin bisa menjadi bahan
masukan untuk anda.
1. Anda
Lebih Memilih untuk Mematuhi Perintah
Secara
umum ada 2 jenis pembagian dasar, Pemimpin atau Pengikut. Termasuk ke dalam
type yang manakah anda?
Kalau
selama ini anda lebih terbiasa (mungkin juga sudah nyaman) untuk hanya sekedar
mengikuti perintah atasan, mungkin wira usaha bukanlah bidang yang cocok untuk
anda.
Namun lain
halnya untuk anda yang justru terbiasa (dan senang) untuk mengatur atau
mengarahkan orang lain, membaca situasi – membuat keputusan, bisa jadi ini
adalah salah satu tanda bahwa berwira usaha adalah dunia yang cocok untuk anda.
2. Anda
Bekerja untuk Memenuhi Mimpi Orang lain.
Farrah
Gray, seorang pebisnis, investor dan Philanthropist pernah menulis seperti ini
: “Raihlah mimpimu sendiri, atau orang lain yang akan memperkerjakanmu untuk
meraih mimpi mereka’ Yang mana yang akan
anda pilih?
Anda bisa
jadi termasuk type orang yang sudah puas dan merasa cukup dengan bekerja keras
untuk orang lain. Tidak ada yang salah dengan hal itu. Orang tua misalnya,
mereka termotivasi oleh keinginan mereka untuk membantu anak-anak mereka dalam
meraih cita-citanya. Para guru, mereka memberikan waktu dan hidup mereka untuk
mengajar supaya murid-muridnya bisa mencapai mimpi mereka.
Tidak ada yang
salah apabila anda membantu orang lain dalam proses untuk mewujudkan mimpi
mereka. Tapi kalau anda juga punya mimpi sendiri, mungkin anda bisa mulai
mempertimbangkan untuk berhenti memenuhi mimpi orang lain.
3. Anda
Tidak Suka Bekerja Keras
Berwirausaha
tidaklah semudah yang terlihat. Butuh perjuangan dan kerja keras. Akan sering
sekali ada situasi dimana anda mungkin akan merasa ragu, tidak aman, kurang
stabil dan bahkan tantangan-tantangan yang meresikokan ‘kewarasan’ kita.
Menjalankan
usaha sendiri tidak akan terlihat seindah yang kita saksikan di film-film.
Walaupun memang perjuangan tersebut setara dengan kepuasan yang akan anda
dapatkan dari kerja keras dalam mewujudkannya. Ungkapan klise yang sering kita
dengar seperti ‘work smart, not hard’ (bekerja cerdas, bukan bekerja keras)
mungkin sedikit kurang relevan di sini. Pada saat menjalankan usaha sendiri
anda justru harus bekerja keras dan cerdas. Kunci sukses berwirausaha tidak
hanya karena kita mempunyai trik-trik cerdas, harus juga dikombinasikan dengan
usaha keras yang terus menerus.
Kalau anda
tidak siap dengan kondisi seperti itu – dan mungkin juga tidak mengharapkan
kepuasan yang dimaksud, mungkin ini bukan pilihan usaha yang cocok untuk anda.
4. Anda
dapat Bergaul dengan sangat baik dengan semua orang
Anda bisa
melakukan test cepat dalam hal hubungan anda dengan sesama. Apakah anda
mempunyai masalah dengan orang lain? Patah hati? Adu argumentasi?
Kalau
tidak ada – walaupun mungkin ini ciri yang sedikit tidak lazim, anda mungkin
bukan type orang yang cocok untuk menjadi pengusaha.
Menurut
penelitian dan pengamatan ternyata pengusaha bukanlah type orang yang
ramah,hangat atau sportif seperti yang biasa kita lihat. Para pengusaha justru
cenderung mempunyai perilaku sosial dan norma-norma budaya yang sedikit di
bawah standar. Majalah Fortune pernah membahas mengenai topik ini : “Want to
find the future entrepreneurs in a room full of teenagers? Look for the boys
who like to break a rule from time to time” (Ingin tahu seperti apa calon
pengusaha di masa depan di suatu ruangan yang penuh berisi remaja? Coba lihat
anak laki-laki yang selalu mencoba untuk melanggar aturan).
Pernyataan
tersebut bisa dianggap logis karena sering kali kita menyaksikan bahwa para
pengusaha adalah sekumpulan orang yang sering sekali melakukan perubahan dalam
suatu jenis industri, mereka tidak suka dengan kondisi yang terlalu statis.
PsychCentral
bahkan pernah melaporkan : Ada penelitian yang menemukan sebuah pola anti
sosial di masa kecil banyak pengusaha.
Jadi,
kalau anda kadang-kadang dicap sebagai ‘orang aneh’, membosankan atau terlalu
terus terang jangan terlalu dipikirkan. Lakukanlah apa yang sudah lama ingin
anda lakukan – mulailah bisnis anda.
5. Anda
Melihat segalanya Baik-baik saja
Coba
tanyakan ke diri anda sendiri, bagaimana cara anda melihat dunia dan lingkungan
di sekitar anda? Apakah anda berpendapat bahwa semua terlihat baik-baik saja,
atau ada beberapa hal yang menurut anda bisa diperbaiki? Kita tidak akan
membahas mengenai type kepribadian yang Pesimis atau Optimis, namun perspektif
anda bisa menjadi suatu penanda akan kecenderungan anda untuk menjadi
pengusaha. Para pengusaha cepat sekali menemukan apa saja hal yang perlu mereka
perbaiki. Mereka melihat trend apa yang perlu diubah. Mereka melihat kondisi
dunia yang selalu saja belum dalam
keadaan sempurna.
USA Today
melaporkan : “Para pengusaha selalu menemukan masalah baru untuk diatasi,
karena kita juga harus mengakui bahwa sejujurnya banyak hal yang perlu
diperbaiki di dunia ini”
Elon Musk
misalnya, ia sangat tidak puas dengan cara pembayaran online yang pada saat itu
berlaku. Ketidakpuasan itulah yang melatar belakanginya untuk meluncurkan
PayPal. Pada saat ia tidak puas dengan merosotnya usaha eksplorasi luar
angkasa, ia meluncurkan SpaceX. Pada saat ia melihat adanya ketergantungan akan
sumber energi tradisional tidak tanggung-tanggung, ia meluncurkan SolarCity,
Tesla Energy, Hyperloop dan Tesla Motors.
Coba anda lihat kondisi sekitar anda, apa yang anda lihat?
6. Anda merasa lebih suka ikut arus
Kewirausahaan
lebih sering merupakan kebalikan dari kebiasaan masyarakat kebanyakan.
Kebanyakan dari kita tidak membiasakan diri untuk mengambil resiko. Kita
terlalu sering menyeimbangkan faktor ‘keamanan’ dan ‘perkembangan’, bermain
dengan keputusan-keputusan aman, investasi aman atau aset-aset yang beresiko
rendah. Semua itu adalah hal-hal yang baik, namun di lain pihak kita juga pasti
menyadari bahwa terkadang ada beberapa resiko yang perlu kita tempuh demi
mencapai hasil yang lebih baik. Sayangnya kecenderungan kebanyakan dari kita
untuk lebih memilih bermain aman dari pada menempuh resiko justru mengakibatkan
kita kehilangan banyak potensi.
Orang-orang
yang sudah merasa puas ketika ikut arus dari kebiasaan kebanyakan bukanlah
pilihan kriteria orang yang cocok untuk dunia usaha.
KESIMPULAN
Berwirausaha
bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Anda dapat sukses di bidang ini
dengan kemauan kuat, kesabaran dan mempunyai passion yang kuat bidang yang anda
kerjakan. Keenam tanda di atas juga bukan hal-hal mutlak yang tidak dapat
diubah. Apabila anda benar-benar menginginkannya, jangan biarkan apapun atau
siapapun menghalangi anda dalam mewujudkan mimpi anda.
sumber:
http://www.kelasinvestasi.com
















