INSPIRASI TRADER INDONESIA

VPS Hosting
Showing posts with label risk management forex. Show all posts
Showing posts with label risk management forex. Show all posts

METODE MANAJEMEN RESIKO

Sebagaimana yang Anda ketahui, setiap transaksi pada pasar mata uang mengandung suatu tingkatan resiko. Untuk mengurangi kemungkinan kerugian dan meningkatkan keuntungan, para trader harus menggunakan beberapa metode manajemen resiko. Ada beberapa tipe manajemen resiko:

Pertama-tama, Anda sebaiknya melakukan analisa pendahuluan. Anda perlu mendapatkan alasan yang objektif untuk membuka sebuah posisi. Jika seorang trader memahami apa yang sedang terjadi di Forex, ia dapat meningkatkan peluangnya untuk mendapatkan keuntungan yang lumayan. Analisa pendahuluan terdiri dari analisa dari berita terkini, menentukan Harga Tertinggi dan Terendah pada hari yang bersangkutan dan mengenali tren terkini dalam jangka waktu yang panjang.

Metode kedua adalah dengan membuat dan mengikuti sebuah Trading plan.

Setiap trader memiliki strategi trading masing-masing. Seseorang bisa saja menggunakan analisa fundamental, sedangkan yang lain menggunakan analisa teknikal dan seseorang lainnya hanya menggunakan intuisinya saja. Yang membedakan adalah keuntungan dari strategi masing-masing trader. Anda dapat merancang strategi Anda sendiri, atau menggunakan strategi yang sudah ada dan menyesuaikannya untuk diri Anda sendiri. Seorang trader bisa menganalisa kesalahan-kesalahannya dan tidak mengulanginya lagi di masa depan, jika ia menggunakan algoritma yang jelas dan mengikuti aturan yang ada. Hal yang juga dapat membantu, adalah untuk tidak mengikuti emosi saat trading. Strategi apapun seharusnya akan menguntungkan pada jangka waktu yang panjang. Sebaiknya jangan memulai trading dengan rekening sungguhan sebelum seorang trader memiliki hasil yang baik dan stabil saat menggunakan strategi tradingnya.

    Tidak direkomendasikan untuk menggunakan lebih dari 5–15% dari jumlah keseluruhan simpanan di rekening untuk satu order.

Menentukan persentase kerugian – adalah metode manajemen resiko yang lainnya.

Metode-metode ini, adalah inti dari sebuah penilaian kerugian di dalam suatu periode trading, yang akan membuatnya menjadi lebih berguna. Selanjutnya, hal yang penting adalah untuk melakukan suatu diversifikasi trading. Tidak direkomendasikan untuk menggunakan lebih dari 5–15% dari total rekening simpanan untuk sebuah order. Hal yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa banyak pasangan mata uang yang berhubungan satu sama lainnya.

Lebih baik halnya untuk menyimpan jumlah yang tidak digunakan.

Metode selanjutnya – adalah penggunaan dari stop loss. Anda sebaiknya menempatkan order stop tersebut saat/setelah membuka sebuah order. Biasanya, metode ini tidak diterapkan pada saat penggunaan strategi Scalping. Namun demikian, trading tanpa stop loss sangatlah berbahaya.

Juga sangat penting halnya untuk mengakui kesalahan. Apabila Anda telah melakukan suatu kesalahan, Andalah yang akan menetapkan kerugian tersebut dan Andalah yang sebaiknya menganalisa situasi tersebut. Tidak direkomendasikan untuk mencoba "mempertahankan" sebuah kerugian. Jika kerugian tersebut meningkat dan harga bergerak ke arah yang berlawanan, akan lebih baik jika order tersebut ditutup.

    ...hal yang lebih baik adalah untuk tidak memulai trading jika anda tidak yakin.

Metode manajemen resiko lainnya yang layak diperbincangkan adalah pengendalian emosi. Nafsu dan keserakahan tidak dapat dipergunakan di pasar mata uang. Hal yang lebih baik adalah dengan menggunakan kesadaran dan penilaian yang baik. Hanya dengan hal inilah maka kemudian Anda dapat menangani perubahan-perubahan di pasar dengan jelas. Jika Anda berasa terlalu tegang, maka hal yang lebih baik dilakukan adalah untuk menghentikan sementara kegiatan trading tersebut. Faktor psikologis sangatlah penting untuk setiap trader.

Lagi pula, lebih baik untuk tidak memulai trading jika Anda tidak yakin. Dalam hal ini, lebih baik untuk menjauhi pasar daripada kehilangan uang. Jangan membuka sebuah order jika Anda berpikir Anda mungkin memahami signal tersebut secara kurang tepat. Perincian serta kejelasan sangatlah penting di dalam sebuah trading. Hanya dalam keadaan inilah Anda dapat meraih keuntungan Anda di pasar Forex.

Hal-hal ini cukup sederhana, namun merupakan metode-metode manajemen resiko yang efektif, yang akan memungkinkan Anda untuk mengurangi kerugian dan meningkatkan keuntungan Anda, sekaligus untuk bereaksi cepat terhadap perubahan-perubahan harga di pasar.

sumber : justforex.com



Share:

Apakah Trading Forex Sama Saja Dengan Judi Online?


Sebelumnya, apakah Anda sudah mengerti apa itu definisi dari kata "Judi"?

"Judi adalah sesuatu yang menjanjikan kemenangan dan kekayaan. Tetapi dalam kenyataannya kemenangan dan kekayaan itu palsu." - Roma Irama

Untuk lebih lengkapnya Anda bisa dengerin lagunya "JUDI". Hehehee

Ada juga dari sumber lain yaitu Ensiklopedia Indonesia, disebutkan bahwa judi  adalah; 

”Suatu kegiatan pertaruhan untuk memperoleh keuntungan dari hasil suatu pertandingan, permainan atau kejadian yang hasilnya tidak dapat diduga sebelumnya “.

Tentu saja bagi seorang Trader (Forex) yang mempertaruhkan uangnya dalam trading yang dianggapnya sebuah permainan, tanpa ada hasil yang dapat diduga, maka seorang Trader tersebut bisa jadi telah melakukan perjudian.



Kenapa bisa seperti itu?

Coba lihat pemahaman beberapa orang mengenai Trading Forex ini.

TRADING = BERJUDI
BROKER = BANDAR
TRADER = PENJUDI
JUDI = KADANG MENANG, KADANG KALAH
JUDI = SEKALINYA MENANG, MENANG BANYAK
JUDI = SEKALINYA KALAH, KALAH BANYAK (BANGKRUT)

Dilihat dari pemahaman diatas, Trading rasanya seperti judi bola. Karena kita belum memiliki ilmu dan analisis yang baik untuk trading, maka trading kita akan seperti memilih pemenang antara Manchester United VS Chelsea. Karena itu kalo tanpa ilmu, tentu saja seorang Trader akan terkesan sama saja dengan seorang yang melakukan Judi Online.

Salah satu hal yang membuat Forex menjadi sebuah perjudian adalah dari dalam diri trader itu sendiri. Mereka yang berjudi adalah mereka yang mempertaruhkan uangnya di pasar forex dan mengharapkan keuntungan dengan hanya menggantungkan pada faktor keberuntungan.

Misal pada pertandingan Manchester United VS Chelsea. Apakah pertandingan sepak bola sama halnya dengan judi? Tentu tidak bukan. Tapi beberapa orang menjadikannya perjudian di dalam pertandingan sepak bola itu dengan mempertaruhkan uanganya pada pemenang.


Mari kita pahami lagi mengenai apa itu judi dan trading, apa perbedaanya, dan apa yang membuat trading terkesan menjadi judi.

Pertaruhan
Dalam judi tentu saja selalu ada pertaruhan, namun sesungguhnya ini berbeda dengan trading yang ada di forex. Yang kita lakukan pada Trading Forex adalah perilaku jual-beli (Buy atau Sell). Bukan dengan sengaja melakukan taruhan dengan pihak lain.

Broker = Bandar?
Broker Forex hanyalah sebuah perantara dalam dunia trading. Broker dapat menerima keuntungan dari komisi, baik saat trader itu untung maupun rugi. Broker Forex tentu saja akan tetap menerima komisi atas penyediaan platform trading dan administrasi lainnya dalam bentuk komisi ataupun spreads. Jadi broker itu bukan bandar yang mendapatkan keuntungan dari trader yang kalah.

Faktor Keberuntungan
Kondisi market sebenarnya selalu bisa di prediksi menggunakan sebuah bidang ilmu yang biasa para trader Indonesia sebut dengan analisa fundamental dan analisa teknikal. Keberhasilan trader sangat bergantung pada kemampuan nya dalam menganalisa. Tentu saja bukan bergantung pada faktor keberuntungan, seperti layaknya judi online.

Ada pula dalam ijtihad pada hukum Islam ada 2 pendapat yang biasanya berakhir dengan perbedaan.

1. Pendapat I mengatakan bahwa segala sesuatu itu boleh dikerjakan, asalkan tidak ada dalil yang melarang. 
2. Pendapat II mengatakan bahwa segala sesuatu itu tidak boleh dikerjakan, boleh dikerjakan kalau ada dalil yang membolehkan.

Jadi Trading ini boleh dikerjakan atau tidak?

Tentu saja jika hal ini diperdepatkan tentu saja tidak akan selesai sampai kedua belah pihak yang memperdepatkannya menemui kesepakatan.



Saya sendiri tentu menganggapnya trading forex adalah sebuah bisnis halal yang dalam pengembangannya diperlukan pengendalian diri, kemampuan pengelolaan uang dan kemampuan analisis yang baik.

Apapun pendapat Anda mengenai trading ini judi atau bukan, yang penting kita awali semuanya dengan bacaan basmallah. Kita berdoa agar rejeki yang kita terima dari forex adalah halal. Dan kemudian jangan lupa kalo 2,5% harta milik kita adalah milik anak yatim dan fakir miskin. Karena itu jangan lupa untuk selalu membayar zakat.
Share:

DIMANA PASANG STOPLOSS YANG BENAR?


“Money management itu penting”

Anda mungkin sudah ribuan kali mendengar kalimat ini. Kita banyak menjumpainya di perbincangan antar trader ataupun di forum dan diskusi mengenai trading. Meskipun money management adalah topik yang simple dan sering kita dengar, tetapi pada kenyataannya terlalu sering kita mendapati trader yang mengeluh karena loss besar-besaran. Bahkan, kita sering masuk ke pasar dengan strategi yang benar dan profit,  tapi keluar dengan posisi loss.

Dengan tidak mengesampingkan bahwa begitu pintarnya seorang trader dalam memahami pergerakan pasar, ternyata sisi psikologi merekalah yang sebenarnya menyebabkan mereka kehilangan uang (loss).

Apa yang menyebabkan hal ini terjadi?
Apakah pasar itu sangat sulit untuk dimengerti?
Ataukah sebenarnya ada kesalahan-kesalahan simple yang sering kita buat sehingga kita loss?
Dimana pasang stoploss yang benar?

Jawabannya bisa anda temukan melalui tulisan saya dibawah ini.
Kebanyakan trader mengalami loss yang besar karena tidak mengerti apa itu yang dinamakan risk and reward. Artinya, anda harus mengerti dulu berapa jumlah kerugian yang akan anda hadapi untuk mendapatkan suatu keuntungan.

Tanpa pengetahuan mengenai management resiko, kita seringkali menjumpai trader yang terlalu lama menahan posisi floating loss, tapi disaat posisi floating profit, mereka buru-buru untuk close posisi. Hasilnya, posisi awal yang seharusnya profit berakhir tragis dalam keadaan loss.

Lalu apa yang perlu kita lakukan untuk mengatasi kondisi seperti ini? Sebelum kita melakukan open posisi, kita harus memperhitungkan dengan cermat berapa jumlah kerugian yang kita tentukan, dan berapa keuntungan yang akan kita dapatkan. Untuk itu kita perlu menentukan berapa rasio Stop Loss dan Take Profit yang akan kita dapatkan pada setiap open posisi kita. Secara general, rasio dari risk and reward adalah 1:2.

Contoh:
Trader A melakukan analisa dengan memperhitungkan faktor yang didapat dari indicator, support dan resistance pada suatu pair currency. Selanjutnya trader A melakukan posisi BUY pada currency USD/JPY pada running price 90.00, maka sesuai perhitungan risk and reward, anda harus memasang Stop Loss pada point 89.80 dan Take Profit pada point 90.40. Dengan perhitungan risk and reward yang cermat dan kokoh, maka trader akan terjaga dari open posisi yang tidak sebanding dengan profit yang akan didapat.

Stop Loss Technique

Stop Loss merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.

Salah satu teknik yang banyak digunakan oleh beberapa trader yang sukses adalah dengan memindahkan Stop Loss ke tingkat break event point / impas setelah harga bergerak sesuai dengan open posisi. Trailing stop merupakan cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengunci profit yang sudah anda dapatkan.

Berikut adalah 3 trading tips yang dapat digunakan dalam menentukan Stop Loss:

    Two-Day Hi/Lo Method

Teknik ini banyak digunakan oleh para fund manager. Penerapan dari teknik ini adalah dengan menempatkan Stop Loss kira-kira 10 pips di atas 2-day-high ataupun 2-day-low pada dua hari sebelumnya. Teknik ini lebih cocok digunakan oleh para long term trader yang mempunyai jumlah capital yang besar.

    Parabolic Stop and Reversal (SAR)

Parabolic SAR pada dasarnya adalah indikator volatility yang menampilkan sejumlah titik-titik kecil yang berada diatas / dibawah chart, namun kita juga bisa menggunakan titik ini sebagai acuan Stop Loss. Teknik ini bisa digunakan untuk para intraday trader.

    Support & Resistance

Jika suatu harga menembus support / resistance level, maka support ini berubah menjadi resistance dan ini berlaku sebaliknya. Anda dapat menempatkan Stop Loss 20 pips dibawah support level, atau 20 pips di atas resistance level. Teknik ini biasa digunakan juga oleh para intraday trader.

Mengingat pentingnya Stop Loss untuk kesuksesan trading kita, maka kita sebagai trader harus mempertimbangkan faktor Stop Loss disetiap open posisi yang dilakukan. Jika anda tidak menggunakan Stop Loss, maka anda anda akan berada di posisi “belas kasihan” market. Seharusnya anda lah yang menentukan nasib capital anda.

Jadi, pikirkanlah masak-masak risk and reward yang akan anda dapatkan sebelum anda open posisi. Stop Loss ini adalah wajib bagi siapapun yang ingin menjadi seorang trader yang sukses. Lalu bagaimana dengan anda? sudahkah anda disiplin untuk menerapkan prinsip risk and reward ini? ataukah money management ini masih menjadi sekedar lip service bagi anda?


SUMBER: www.futuresgalleriablog.com
Share:

RISK MANAGEMENT TRADING FOREX

Manajemen Risiko Forex
Dalam perdagangan Forex, manajemen risiko Forex dapat menjadi (seperti) garis yang memisahkan Anda dari kehidupan atau kematian. Jika Anda tidak memiliki manajemen risiko yang tepat Anda bisa gagal bahkan jika Anda memiliki sistem perdagangan yang terbaik di dunia sekalipun.
Manajemen risiko forex pasti akan membantu mengelola risiko trading Anda. Mengetahui jam tertentu pada hari perdagangan, mengendalikan leverage, membatasi ukuran lot perdagangan, lindungi nilai dan tahu kapan harus menerima kerugian.

DISCOUNT BUKU mts

Mengapa Manajemen Risiko Forex Penting?
Dalam rangka untuk bertahan hidup sebagai trader Forex Anda harus memahami bahwa manajemen risiko merupakan konsep penting. Ini tidak selalu mudah untuk menerapkan konsep, tapi mudah untuk memahaminya.Dalam demo account tampaknya mudah, tetapi setelah uang riil : emosi yang terlibat, dalam menggunakan akun real. Sementara emosi sangat berbahaya bagi keberhasilan trading forex. Makanya manajemen risiko Forex adalah signifikan.

Mengontrol Kerugian
Mengontrol kerugian Anda adalah salah satu cara manajemen risiko Forex. Mengontrol kerugian berarti mengetahui kapan harus memotong kerugian Anda pada perdagangan. Menjadi si raja tega, bisakah? Bisakah Anda melakukan cut loss?

Tantangannya adalah untuk mengetahui di mana untuk mengatur stop loss dan yang utama adalah untuk membatasi risiko Anda pada perdagangan dengan cara yang logis untuk Anda. Setelah Anda memutuskan stop loss, konsisten dengannya. Jika Anda jatuh ke dalam hobi mengubah stop loss Anda lebih jauh dan lebih jauh, maka Anda tidak mengendalikan kerugian Anda.Bahaya yang mengancam trader sebenarnya adalah kerugian yang tak terkontrol.

Menggunakan Ukuran lot dengan benar
Kadang-kadang, broker ingin membuat Anda berpikir bahwa itu bermanfaat untuk menggunakan 100% dari uang yang Anda masukkan ke dalam account Anda karena akan memberikan pengaruh terbaik untuk uang Anda. Misalnya, Anda meletakkan 200 $ dengan 200: 1 leverage dan Anda dapat melipatgandakan uang Anda dalam satu perdagangan, jika Anda profit. Yang benar adalah - tidak ada trik sulap dalam trading.

Untuk pemula, manajemen risiko Forex terbaik adalah memulai dari yang kecil dan membatasi ukuran lot Anda  minimum. Dimulai dengan ukuran lot kecil adalah memastikan bahwa risiko dapat dikelola dan Anda secara logis dapat mendekati perdagangan tanpa takut emosi yang berlebihan ketika mempertaruhkan sejumlah besar uang.

Kurangi risiko Anda
Misalkan Anda, mengurangi ukuran lot, tapi itu tidak berarti Anda perlu membuka banyak pair sekaligus. Ini sangat penting untuk memahami hubungan antara pasangan mata uang. Sebagai contoh jika Anda buy  pada EUR / USD dan sell di USD / CHF, masing-masing 1 lot. Anda bermain USD dalam arah yang sama dua kali. Ini sama dengan perdagangan panjang 2 lot USD. Sekarang, Anda mempertaruhkan kehilangan ganda jika USD menguat. Manajemen risiko Forex adalah tentang menjaga aset Anda untuk mengurangi risiko Anda. Dalam jangka panjang, ini akan membuat akun Anda panjang umur.

Kesimpulan
Manajemen risiko Forex adalah tentang pengendalian risiko Anda dalam perdagangan pasar. Setelah Anda tahu bagaimana untuk menjaga risiko. Anda bisa lebih fleksibel ketika Anda perlu. Ketika peluang muncul di pasar, trader perlu tahu bagaimana harus bereaksi. Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, Anda harus siap dan membatasi risiko Anda. Jika Anda ingin menjadi seorang trader profesional Anda harus menggunakan manajemen risiko yang tepat.

Begitulah...

sudah banyak yang merasakan manfaat buku "menjadi trader
sakti", ayo.....!!!! yang belum memiliki buku MTS ini silahkan
order sebelum kehabisan.....
untuk pemesanan buku silahkan klik www.tradersakti.com

Jika anda ingin mendalami ilmu mensiasati trading forex dengan SMARTSOP, anda bisa bergabung bersama kami, anda bisa lihat informasi lengkapnya disini :
http://cafetrader.blogspot.com/p/blog-page_27.html
Share:

CARA ORDER BUKU NINJAA TRADER

ORDER BUKU MTS

bERLANGGANAN ARTIKEL

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts

POSTING TERBARU

Blog Archive

TESTIMONI BUKU MTS

testimoni buku MTS

BUAT AKUN FXCLEARING



BUAT AKUN HOT FOREX

https://www.grouphf.com/?refid=164413

Blog Archive