INSPIRASI TRADER INDONESIA

VPS Hosting

JENIS-JENIS BROKER FOREX


Jenis-jenis broker forex--Ada broker forex DD, NDD, STP, dan ECN. Apa maksudnya? Ada pula broker teregulasi dan tidak teregulasi. Bagaimana membedakannya? Pelajari baik-baik di halaman ini, agar kelak tidak salah pilih broker forex.

Broker DD/NDD
Pada dasarnya, ada dua jenis utama broker forex, yaitu broker dengan Dealing Desk (DD) dan No Dealing Desk (NDD). Broker DD kadang-kadang disebut juga Market Maker, atau dalam jargon bahasa Indonesia, Broker Bandar. Sedangkan Broker NDD bisa dibagi lagi menjadi broker Straight Through Processing (STP) dan gabungan antara STP dengan Electronic Communication Network (ECN).


 Broker DD memperoleh keuntungan melalui spread. Broker DD ini dapat dikatakan menciptakan pasar dan nilai tukar buatan mereka sendiri untuk para klien. Mungkin kesannya ada sedikit manipulasi, namun sebenarnya tidak. Market maker tetap menyediakan pilihan sell dan buy dan mereka tidak peduli mana nantinya yang akan dipilih oleh trader.

Keunggulan dari broker DD ini biasanya adalah fasilitas yang mereka tawarkan seperti leverage yang tinggi hingga 1:1000, bebas bunga, spread kecil (terkadang fixed spread), bonus-bonus menarik, hingga kemungkinan deposit dan withdrawal mudah lewat pihak ketiga.

Kekurangan dari broker DD adalah, karena broker ini adalah market maker alias bandar, maka trader sejatinya tidak melihat rate valas riil yang terjadi di pasar interbank. Selain itu, mereka juga seringkali mengambil posisi yang berlawanan dengan trader.

Umpamanya, Anda membuka posisi buy EUR/USD sebesar 1 lot standar. Untuk memenuhi order itu, broker DD pertama-tama akan berusaha mencari order sell dalam pair dan ukuran yang sama dari trader lain. Dengan cara demikian, mereka meminimalisir risiko. Namun demikian, bila tidak ada order lain yang cocok, maka mereka akan buka posisi yang berlawanan dengan Anda. Setiap broker forex bisa punya kebijakan manajemen risiko berbeda, jadi meskipun Anda tahu suatu broker itu DD, untuk pastinya bisa tanyakan dulu ke broker tentang apakah mereka melakukan ini atau tidak.

Sedangkan broker NDD, secara harfiah artinya "tanpa melalui meja dealing". Jenis broker forex yang seperti inilah yang sungguh menjadi "jembatan" antara trader dengan pasar interbank. Spread di broker NDD tidak bisa fixed karena harus selalu menyesuaikan dengan harga pasar, dan biasanya lebih besar dibanding spread broker DD. Kalau tidak memasang spread, mereka juga bisa membebankan potongan komisi per lot pada trader. Broker NDD umumnya tidak bertrading melawan posisi trader.

Selain broker DD dan NDD sebenarnya ada juga broker Hybrid yang menjalankan fungsi dobel, sebagai DD dan NDD sekaligus. Broker jenis ini pada umumnya menjadi jembatan bagi order dengan lot yang kecil (micro atau mini) dan apabila ada order dengan lot besar maka ia akan memprosesnya dengan ECN atau STP.

Jenis Broker Forex STP/ECN


Sebagaimana disebutkan diatas, ada dua jenis broker forex NDD: STP dan ECN. Apa bedanya ?
Broker forex bersistem STP mengalihkan order dari trader ke penyedia likuiditas mereka yang punya akses ke pasar interbank. Broker STP biasanya memiliki beberapa bank/lembaga keuangan sebagai penyedia likuiditas, dan masing-masing bisa memiliki kuotasi bid/ask yang berbeda-beda. Umpama sebuah broker STP memiliki tiga penyedia likuiditas yang masing-masing punya rate berbeda, maka dalam satu waktu sistemnya akan menyortir rate paling bagus lalu menyalurkannya ke platform Anda.

Broker STP biasanya mendapatkan keuntungan dari spread yang dibebankan pada setiap transaksi yang dilakukan trader. Spread ini ditambahkan pada rate harga yang diberikan oleh penyedia likuiditas tadi. Karenanya, spread pada broker STP lazimnya variable spread/floating spread, tidak fixed.

Sedangkan broker ECN memungkinkan kliennya untuk berinteraksi langsung dengan partisipan di pasar Electronic Communication Network, termasuk bank-bank, hedge funds, broker-broker lain, dan trader-trader lain. Trader di broker ECN juga terkadang bisa melihat "Depth of Market", atau order-order buy dan sell dari partisipan pasar lainnya. Karena sistem seperti ini, maka broker ECN biasanya meminta deposit dana yang besar dan membebankan komisi per lot yang diperdagangkan.

Satu hal yang perlu diperhatikan disini adalah, beberapa broker yang mengaku STP/ECN bisa saja sebenarnya menggunakan model hybrid. Akun Sen atau akun mini yang menawarkan order dengan lot 0.1 atau lebih rendah, biasanya tidak bisa dikirim ke penyedia likuiditas ataupun ke pasar karena terlalu kecil, sehingga dijalankan secara DD (Dealing Desk). Kalau ada order bervolume lebih besar, baru mereka jalankan sesuai model STP/ECN.
 Jenis Broker Forex STP/ECN


Sebagaimana disebutkan diatas, ada dua jenis broker forex NDD: STP dan ECN. Apa bedanya ?

Broker forex bersistem STP mengalihkan order dari trader ke penyedia likuiditas mereka yang punya akses ke pasar interbank. Broker STP biasanya memiliki beberapa bank/lembaga keuangan sebagai penyedia likuiditas, dan masing-masing bisa memiliki kuotasi bid/ask yang berbeda-beda. Umpama sebuah broker STP memiliki tiga penyedia likuiditas yang masing-masing punya rate berbeda, maka dalam satu waktu sistemnya akan menyortir rate paling bagus lalu menyalurkannya ke platform Anda.


Broker STP biasanya mendapatkan keuntungan dari spread yang dibebankan pada setiap transaksi yang dilakukan trader. Spread ini ditambahkan pada rate harga yang diberikan oleh penyedia likuiditas tadi. Karenanya, spread pada broker STP lazimnya variable spread/floating spread, tidak fixed.


Sedangkan broker ECN memungkinkan kliennya untuk berinteraksi langsung dengan partisipan di pasar Electronic Communication Network, termasuk bank-bank, hedge funds, broker-broker lain, dan trader-trader lain. Trader di broker ECN juga terkadang bisa melihat "Depth of Market", atau order-order buy dan sell dari partisipan pasar lainnya. Karena sistem seperti ini, maka broker ECN biasanya meminta deposit dana yang besar dan membebankan komisi per lot yang diperdagangkan.


Satu hal yang perlu diperhatikan disini adalah, beberapa broker yang mengaku STP/ECN bisa saja sebenarnya menggunakan model hybrid. Akun Sen atau akun mini yang menawarkan order dengan lot 0.1 atau lebih rendah, biasanya tidak bisa dikirim ke penyedia likuiditas ataupun ke pasar karena terlalu kecil, sehingga dijalankan secara DD (Dealing Desk). Kalau ada order bervolume lebih besar, baru mereka jalankan sesuai model STP/ECN.



SUMBER : SEPUTARFOREX.COM













Share:

No comments:

Post a Comment

Silahkan Tulis Komentar disini:

CARA ORDER BUKU NINJAA TRADER

ORDER BUKU MTS

bERLANGGANAN ARTIKEL

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts

POSTING TERBARU

Blog Archive

TESTIMONI BUKU MTS

testimoni buku MTS

BUAT AKUN FXCLEARING



BUAT AKUN HOT FOREX

https://www.grouphf.com/?refid=164413

Berlangganan Artikel

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Blog Archive